Menyingkap Sosok Sukanto Tanoto, 'Raja Sawit' dari Medan

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 13 Feb 2021 11:30 WIB
Sukanto Tanoto
Foto: Dok. Forbes
Jakarta -

Ramai diberitakan grup dari keluarga Sukanto Tanoto membeli sebuah Gedung Ludwigstrasse 21 di Muenchen, Jerman. Gedung empat lantai itu, yang sekarang menjadi kantor pusat perusahaan asuransi Allianz di kawasan prestisius Ludwigstrasse, menurut dokumen OpenLux dibeli seharga 350 juta euro atau sekitar Rp 6 triliun.

Anaknya juga punya satu dari tiga gedung mewah rancangan arsitek kondang Frank O. Gehry di kota pusat perekonomian Dsseldorf, ibukota negara bagian Nordrhein Westafalen.

Lalu, siapa itu Sukanto Tanoto dan bagaimana ia dan keluarganya bisa membeli gedung semahal itu di Jerman? Berikut ini sosok Sukanto Tanoto yang dirangkum detikcom, Sabtu (13/2/2021):

Sukanto Tanoto merupakan pengusaha asal Belawan, Medan. Ia memulai bisnisnya pada tahun 1967 di bidang pemasok suku cadang dan pengusaha di bidang jasa konstruksi untuk industri minyak.

Pria yang lahir pada tahun 1949 ini menikah dengan Tinah Bingei. Dari pernikahannya, Sukanto Tanoto dikaruniai empat orang anak, yaitu Andre Tanoto, Imelda Tanoto, Belinda Tanoto, dan Anderson Tanoto.

Pada tahun 1973, Sukanto Tanoto mulai mendirikan Royal Golden Eagle (RGE) yang bergerak di bidang kayu lapis, pulp dan kertas, minyak kelapa sawit, hingga pengembangan sumber daya energi. Perusahaan ini kini berkantor pusat di Singapura.

Berdasarkan data Forbes Oktober 2020, kekayaan Sukanto tercatat mencapai US$ 1,6 miliar atau setara dengan Rp 23,5 triliun. Jumlah tersebut membuat Sukanto menempati urutan ke-22 sebagai orang terkaya di Indonesia pada 2019. Pada 2014 ia juga pernah menjadi orang terkaya di Singapura dengan kekayaan mencapai Rp 27,6 triliun.

Sukanto Tanoto juga aktif dalam kehidupan sosial. Terbukti ia mendirikan organisasi filantropi bernama Tanoto Foundation. Ia mendirikan organisasi itu bersama sang istri pada tahun 1981 untuk bidang pendidikan.

Sementara itu, pembelian gedung tersebut dipastikan tidak berkaitan dengan kelompok usaha yang dikelola oleh Royal Golden Eagle (RGE) Indonesia.

"Terkait pemberitaan di sejumlah media tentang Pembelian Gedung Ludwigstrasse 21 di Muenchen, Jerman, kami dapat sampaikan bahwa kelompok usaha yang dikelola Royal Golden Eagle (RGE) Indonesia tidak ada kaitannya dengan pembelian gedung tersebut," kata Head Corporate Communications RGE Indonesia, Ignatius Purnomo, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/2/2021).

Ignatius menjelaskan pembelian gedung tersebut merupakan kegiatan investasi keluarga Bapak Sukanto Tanoto. Kegiatan itu disebutnya telah dilakukan secara profesional dan telah memenuhi persyaratan serta prosedur yang berlaku di negara tersebut, serta sesuai dengan best practices internasional.

"Perlu kami tegaskan bahwa kelompok usaha yang dikelola oleh RGE tidak hanya menjalankan kegiatan operasional di Indonesia , namun juga di beberapa negara, antara lain China, Brasil, dan Kanada," ujarnya terkait pemberitaan Sukanto Tanoto.

Saksikan juga 'Blak-blakan Pemerintah Mohon Orang Kaya Belanjakan Uangnya':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)