Pengusaha Ini Mau Luncurkan Maskapai Budget di Tengah Pandemi

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 16 Feb 2021 21:15 WIB
Ilustrasi pesawat
Foto: iStock
Jakarta -

Di tengah pandemi COVID-19, sebuah maskapai penerbangan dengan tiket murah akan memulai debutnya di Amerika Serikat (AS). Calon perusahaan maskapai itu bernama Breeze Airways.

Melansir Mirror, Selasa (16/2/2021), maskapai budget baru itu didirikan oleh seorang bernama David Neeleman. Pria juga pernah bekerja di beberapa maskapai penerbangan AS termasuk JetBlue dan WestJet.

Ide Neeleman mendirikan Breeze Airways adalah ingin memiliki maskapai penerbangan akan terbang dari bandara sekunder yang lebih kecil. Perusahan menawarkan waktu perjalanan yang lebih singkat bagi penumpang.

Meskipun belum dikonfirmasi kapan maskapai baru ini diluncurkan, namun pernyataan di situs Breeze Airways mengatakan pesawat perdananya akan lepas landas pertama kali di 2021.

Maskapai ini memilih melayani penerbangan domestik di AS, ketimbang rute internasional.

Saat ini belum ada tanggal peluncuran yang dikonfirmasi, meskipun maskapai telah mulai mempekerjakan staf termasuk pramugari, dan telah menerima pengiriman salah satu pesawat pertamanya pada awal Februari.

Pesawat Embraer E190 merupakan salah satu dari 15 armada maskapai yang akan disewa dari Nordic Aviation Capital (NAC).

"Kami sangat bahagia atas kemitraan kami dengan Nordic Aviation Capital dan menerima pengiriman Embraer E190 pertama kami dari NAC. Kami juga menantikan hubungan yang panjang dan saling menguntungkan bersama untuk 14 pesawat berikutnya," kata Neeleman.



Simak Video "Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa, Perlukah Persiapan Khusus?"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)