Heboh Susi dan Stafsus Sri Mulyani Saling Cuit Soal Utang di Twitter

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 18 Feb 2021 07:30 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberikan keterangan terkait evaluasi dan tindak lanjut penanganan ABK kapal asing di Benjina oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan. Jakarta, Rabu (8/4/2015). Kementrian Perikanan dan Kelautan akan terus mengawal kasus ABK asing di Benjina.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Utang luar negeri alias ULN jadi perbincangan hangat di Twitter, hal ini terjadi setelah Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti berbalas cuitan dengan Stafsus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo.

Perdebatan ini berawal dari cuitan Susi soal utang luar negeri di Indonesia. Awalnya Susi memposting tautan berita sebuah media online nasional soal utang luar negeri di akun Twitternya @susipudjiastuti.

Berita itu menyinggung soal utang luar negeri Indonesia yang mencapai US$ 417,5 miliar atau sekitar Rp 5.803,2 triliun (dalam kurs Rp 13.900) dikaitkan dengan janji kampanye Presiden Joko Widodo untuk menekan utang pemerintah. Susi memposting tautan tersebut tanpa penjelasan sedikit pun dalam cuitannya, hal itu dilakukan Susi pada Selasa kemarin (16/2/2021).

Kemudian, Yustinus Prastowo membalas cuitan Susi tersebut. Yustinus mengungkapkan bahwa sebetulnya utang pemerintah hanya Rp 2.970 triliun dari total utang luar negeri di Indonesia yang mencapai Rp 5.803 triliun.

Yustinus mengatakan jumlah total utang luar negeri tersebut merupakan penggabungan dari utang pemerintah dan swasta.

"Bu @susipudjiastuti ysh, ijin meluruskan utk pemahaman publik saja. Total ULN Rp 5. 803 T ini utang pemerintah dan swasta. ULN Pemerintah sendiri Rp 2.907 T. Kenapa oleh @kompascom semua diframing ke Jokowi? Ini yg saya maksud, bahwa perlu dicermati kl retweet tanpa cerita," cuit Yustinus pada akun pribadinya, @prastow pada Rabu (17/2/2021).

Dia pun bicara soal janji kampanye yang diungkit di dalam tautan berita yang dicuit Susi. Menurutnya, janji itu dibuat jauh di tahun 2014 yang merupakan awal periode pertama Jokowi menjabat. Menurutnya kondisi sekarang sudah berbeda.

Di sisi lain, Yustinus juga menyinggung Susi yang merupakan salah satu bagian dari pemerintahan yang dimulai sejak 2014. Menurutnya utang pemerintah juga digunakan Susi untuk pembiayaan di Kementerian Kelautan dan Perikanan saat Susi menjabat.

"Bu @susipudjiastuti , itu kan ucapan tim kampanye 2014, tentu conditional, ada penjelasannya. Ibu kan bagian pemerintahan Jokowi-JK yang berutang utk pembiayaan, trmsk membiayai program Kementerian @kkpgoid . Bantu jelasin dong Bu *saya penggemar Ibu lho," cuit Yustinus.

Susi pun membalas komentar dari Yustinus soal utang luar negeri. Apa katanya?

Simak Video: Utang Tembus Rp 6.000 T, RI Hampir Lampu Merah?

[Gambas:Video 20detik]