Widya Purnama (Ternyata) Masih Aman
Selasa, 14 Feb 2006 20:26 WIB
Jakarta - Dirut PT Pertamina Widya Purnama boleh bernafas lega. Soalnya rencana pergantian dirinya hingga kini masih belum jelas. Bahkan Menneg BUMN Sugiharto yang dulunya begitu semangat untuk mencopotnya hingga kini pun belum dapat memastikan kapan mantan dirut Indosat ini bakal dilengserkan."Saya tidak meramalkan kapan pergantiannya," kata Sugiharto kepada wartawan di Kantor Menneg BUMN Jalan Wahidin, Jakarta, Selasa (14/2/2006). Hal itu dikatakan Sugiharto menanggapi rencana pergantian direksi Pertamina apakah dilakukan setelah rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) Pertamina disetujui pemerintah. Saat ini, kata Sugiharto, Pertamina sedang merevisi RKAP yang belum disetujui oleh Kementerian BUMN. "Waktu penyelesaian RKAP 30 hari, ini sudah berjalan 2 minggu, masih ada 2 minggu lagi," katanya.Pemerintah, kata Sugiharto, saat ini menfokuskan pada percepatan restrukturisasi Pertamina yang sudah berjalan bertahun-tahun. "Ini sudah berjalan bertahun-tahun tapi terkesan slow. Makanya kita akan audit secara menyeluruh terhadap Pertamina," katanya.Soal pergantian, Sugiharto kembali menegaskan pihaknya tidak dapat melakukan sendirian. Soalnya, dalam pergantian harus dilakukan melalui tim penilai akhir (TPA). "Saya tidak bisa melakukan sendiri, di sana ada presiden, wapres dan menteri terkait," ujarnya.Sugiharto menambahkan soal RUPS Pertamina yang telah digelar beberapa waktu lalu memang bukan didesain untuk melakukan pergantian. "RUPS itu cuma membahas RKAP sesuai AD/ART," urainya.
(mar/)











































