Ijazah hingga Akta Kelahiran Rusak Kena Banjir? Perbaiki di Sini

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 22 Feb 2021 08:55 WIB
Arsip Nasional Republik Indosia (ANRI) membuka pelayanan bagi para warga yang ingin merestorasi dokumen yang rusak terdampak banjir. Pelanan ini gratis lho.
ANRI membuka pelayanan bagi para warga yang ingin merestorasi dokumen yang rusak terdampak banjir/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Lembaga pemerintah non kementerian, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) membuka layanan pemulihan arsip bagi keluarga korban banjir. Dokumen yang rusak seperti ijazah hingga akta kelahiran akan diperbaiki dalam waktu 1-4 minggu.

"Banjir melanda beberapa wilayah Jabodetabek. Layanan restorasi arsip keluarga (Laraska) tetap hadir di @ArsipNasionalRI. Sahabat juga dapat menghubungi nomor WhatsApp 081318066023," tulis ANRI dalam cuitannya di akun Twitter @ArsipNasionalRI yang dikutip detikcom, Senin (22/2/2021).

Contoh arsip keluarga yang bisa diperbaiki dari kerusakan banjir adalah akta perkawinan, akta kelahiran atau kematian, STTB atau ijazah, sertifikat tanah, kartu keluarga (KK) dan KTP. Maksimal berkas yang diterima untuk perbaikan yakni 10 lembar.

"Ingat...!!! Arsip yang terdampak bencana tidak akan bisa kembali seperti aslinya, meskipun sudah melalui proses restorasi. Arsip terawat keluarga kuat," tuturnya.

Untuk prosedur pelayanan, masyarakat hanya perlu membawa berkas yang rusak karena banjir ke Gedung ANRI, Jalan Ampera Raya No. 7, Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah sampai akan diminta mengisi form layanan restorasi arsip keluarga, petugas akan memverifikasi data dan menyerahkan form untuk bukti pengambilan arsip.

Hasil pekerjaan dapat diperiksa di http://bit.ly/cek_progress_laraska. Saat pengambilan dokumen yang sudah berhasil diperbaiki wajib membawa form pengambilan oleh orang yang menyerahkan arsip.

Layanan ini dibuka mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Masyarakat yang ingin dilayani wajib menunjukkan KTP dan hasil rapid atau antigen.

Berdasarkan catatan detikcom, pelayanan serupa pada Januari 2020 lalu dilakukan secara gratis. detikcom mencoba konfirmasi terkait pelayanan ini ke nomor yang tertera namun belum mendapatkan jawaban.

Simak juga video 'Tangis Warga Korban Banjir Subang: Pusing Ibu Mah, Ampun...:

[Gambas:Video 20detik]



Berlanjut ke halaman berikutnya.