Banjir Mulai Surut, Perbaikan Rel Kereta Tergenang di Bekasi Dikebut

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 23 Feb 2021 11:28 WIB
Petugas memperbaiki rel kereta api yang rusak akibat banjir di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/2/2021). PT KAI membatalkan sementara perjalanan Kereta API (KA) jarak jauh dan KA lokal keberangkatan Daop 1 Jakarta karena adanya kerusakan pondasi batu pada rel karena tergerus air luapan banjir di Lemah Abang Km 55+100 sampai dengan Km 53+600. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.
Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Jakarta -

Banjir telah merendam beberapa ruas rel kereta di sekitar Bekasi-Karawang. Tepatnya, banjir merendam rel di antara Stasiun Lemahabang - Stasiun Kedunggedeh pada Km 55 +100 s.d KM 54+500.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan air sudah mulai surut di lokasi rel yang terendam banjir. Hal itu diungkapkannya usai meninjau lokasi sore kemarin.

"Alhamdulillah, hari ini tim dapat mulai melakukan perbaikan lebih maksimal karena air sudah mulai surut," kata Zulfikri dikutip dari keterangannya, Selasa (23/2/2021).

Zulfikri menjelaskan sejak hari Minggu memang tim gabungan dari Ditjen Perkeretaapian, BTP Jakarta dan Banten, serta PT KAI Daop 1 Jakarta mengalami kesulitan dalam melakukan perbaikan rel kereta. Hal itu terjadi karena aliran air terlalu deras menggerus ballast dan bantalan rel.

"Kemarin tim tidak bisa bekerja optimal karena aliran air begitu deras menggerus ballast dan bantalan rel. Namun demikian, sejak sore kemarin hingga hari ini terus dilakukan mobilisasi ballast dan alat kerja sehingga saat ini bisa lebih cepat dikerjakan," lanjut Zulfikri.

Dia menjelaskan banjir yang terjadi sejak hari Minggu yang lalu disebabkan oleh meningkatnya debit aliran sungai Cibeet dan Citarum.

Dari pantauannya ada sekitar 8 titik gogosan alias kikisan pada jalur rel kereta. 6 gogosan di antaranya cukup anjang tersebar 600 m di petak antara Stasiun Lemah Abang dan Kedunggedeh.

"Saat ini tim tengah bekerja keras agar jalur utama kereta ke arah Jawa ini bisa segera pulih," imbuh Zulfikri.

Akibat dari banjir yang merendam rel ini, perjalanan kereta api jarak jauh baik dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen sejak hari Minggu kemarin masih mengalami pembatalan.

Karena pagi ini proses perbaikan masih terus dilakukan, masih terdapat sekitar 7 jadwal kereta api untuk keberangkatan pagi hari dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir yang belum dapat dilayani perjalanannya.

Kahumas PT KAI (Persero) Daop I Jakarta Eva Chairunisa mengatakan pihaknya menargetkan perjalanan kereta api keberangkatan dari Jakarta akan kembali bisa dilayani sore ini.

"Melalui percepatan penanganan dengan mengedepankan keselamatan dan keamanan jalur KA antara Lemah Abang - Kedung Gedeh ditargetkan dapat kembali melayani perjalanan KA hari ini utuk perjalanan KA sore dan malam hari," ujar Eva dalam keterangannya kepada detikcom.

Bagi pelanggan KA yang telah memiliki tiket keberangkatan pagi hari tanggal 23 Februari 2021 dari Gambir maupun Pasar Senen dapat melakukan pembatalan tiket di loket pembatalan stasiun.

Calon penumpang juga diberikan waktu sampai dengan 30 hari kedepan untuk pembatalan tiket KA yang terdampak pembatalan akibat banjir, dengan pengembalian 100%.

Adapun persyaratan untuk pembatalan tiket di loket stasiun, calon penumpang diwajibkan membawa tiket KA dan ID asli calon penumpang. Untuk calon penumpang yang memiliki kode booking yang sama dapat dilakukan pembatalan oleh salah satu calon penumpang dengan membawa foto copy ID penumpang yang lain.

Simak Video: Penampakan Banjir di Bekasi yang Lumpuhkan Rute KA Jarak Jauh

[Gambas:Video 20detik]



(hal/zlf)