Sri Mulyani: Vaksin Berikan Harapan, Namun Bukan Satu-satunya Solusi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 23 Feb 2021 13:35 WIB
Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal keberadaan Harley Davidson dan Brompton di pesawat Garuda. Menteri BUMN ungkap pemilik Harley itu.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara yang pertama melakukan vaksinasi COVID-19. Sebanyak 1,96 juta orang sudah divaksinasi per 22 Februari 2021.

"Indonesia termasuk negara yang pertama vaksinasi. Meski perkembangan dari jumlah yang divaksin berbeda tiap negara Indonesia yang sudah vaksinasi. Dari jumlah yang divaksin 22 Februari 1,96 juta itu adalah jumlahnya nomor 18 di dunia,"kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN,, Selasa (23/2/2021).

Sri Mulyani melanjutkan, vaksinasi COVID-19 diharapkan menjadi titik awal pemulihan ekonomi. Namun vaksin ternyata bukan satu-satunya solusi.

"Vaksin berikan harapan dan ini diharapkan bisa membuat masyarakat di dunia lebih tahan COVID dan jadi harapan untuk pemulihan ekonomi. Namun itu nggak jadi satu-satunya solusi. Vaksinasi dilihat coverage dan efisikasi," tuturnya.

Meski program vaksinasi COVID-19 sudah dijalankan, masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Masyarakat juga harus lakukan disiplin kesehatan dengan 3M ini komplemen agar berbagai kegiatan ekonomi, sosial, pendidikan bisa berjalan relatif lebih normal dan vaksinasi disiplin kesehatan," ujar Sri Mulyani.

Saksikan juga 'Pandemi Corona, Sri Mulyani: Semua Negara Alami Kenaikan Utang':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/ara)