Boediono Puas Soal Angka PDB

Boediono Puas Soal Angka PDB

- detikFinance
Kamis, 16 Feb 2006 16:37 WIB
Jakarta - Product Domestic Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2005 tumbuh 5,6 persen, yang berarti lebih rendah dari Rencana Pembangungan Jangka Menengah (RPJM) sebesar 6 persen.Namun Menko Perekonomian Boediono mengaku cukup puas dengan angka pertumbuhan PDB tersebut, mengingat sejumlah masalah yang mendera Indonesia selama tahun 2005."Tahun 2005 kan banyak masalah di antaranya tsunami, harga minyak yang tiba-tiba melonjak. Jadi saya kira kita harus melihat secara seimbang," ujar Boediono di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (16/2/2006).Meskipun di bawah angka target RPJM, namun pemerintah belum berencana merevisi target tersebut. Pemerintah akan berupaya agar target pertumbuhan tetap tercapai pada tahun berikutnya.Boediono mengaku angka pertumbuhan ekonomi yang cukup untuk menyerap tenaga kerja dan mengurangi kemiskinan adalah pada level 6-7 persen. Untuk itu pemerintah akan menggenjot faktor utama pendorong pertumbuhan, yakni investasi."Untuk jangka menengah, yang terbaik adalah investasi. Konsumsi akan kita biarkan sesuai keadaan yang wajar. Konsumsi kan berawal dari income, dan itu berasal dari investasi," tambah Boediono.Untuk meningkatkan kepercayaan pengusaha terhadap iklim investasi Indonesia, dalam waktu dekat pemerintah akan mengeluarkan paket iklim investasi.Boediono juga menilai perekonomian Indonesia lebih baik dibandingkan dengan negara tetanggga. "Itu kan sudah naik dari tahun sebelumnya. Kita kan nggak bisa melonjak langsung," imbuhnya.Boediono berjanji pemerintah akan konsisten melakukan kebijakannya. "Apa yang kita katakan, ya kita laksanakan," janji Boediono. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads