Soal Operatorship Blok Cepu
Purnomo Tolak Usulan Pertamina
Selasa, 21 Feb 2006 14:38 WIB
Jakarta -
Usulan PT Pertamina (persero) agar operatorship pengelolaan Blok Cepu dilaksanakan secara bergantian dengan ExxonMobil dalam lima tahun dimentahkan oleh Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Usulan itu dinilai Purnomo tidak mungkin dilakukan. "Pengalaman saya selama 20 tahun kerja di perminyakan, tidak mungkin ngebor lima tahun ganti. Ini tidak mungkin," kata Purnomo di kantor ESDM, Jakarta, Selasa (21/2/2006).Bagi pemerintah, yang terpenting adalah siapa yang paling siap ngebor Blok Cepu terutama dari segi kesiapan keuangan. Purnomo menjelaskan, dengan kurs rupiah 9.200 per dolar AS, untuk mengeluarkan minyak dari Blok Cepu membutuhkan dana sekitar Rp 20-25 triliun. Dana sebesar itu akan dibagi dua antara Pertamina dan ExxonMobil plus Rp 2 triliun dari daerah yang kebagian participating interest. "Nah, bagaimana mencarinya ini," tanya Purnomo.Purnomo juga mengakui bahwa biaya untuk mengopersikan Blok Cepu memang mahal karena ini adalah pertama kali Blok Cepu dikembangkan dalam tahap eksplorasi. Sebelumnya, Pertamina mengkritik mahalnya biaya yang dirilis oleh ExxonMobil. "Exxon janji tidak akan mahal untuk pengeboran nanti. Dan kita punya benchmark-nya," ujarnya.Selain itu ada hal penting yang dicatat pemerintah soal transfer teknologi. Pemerintah juga berkeinginan agar nantinya Pertamina dan ExxonMobil membentuk joint committe. "Terserah mau bikin perusahaan baru atau apa. Bisa saja perusahaan baru itu bernama Pertamina Exxon Indonesia atau apalah," tukas Purnomo. Pemerintah saat ini masih memberikan waktu sekitar seminggu kepada kedua perusahaan itu untuk menentukan operatorship tersebut. Jika memang belum siap, pemerintah akan langsung mengambil alih. "Kita sudah tanyakan, Pertamina siap, Exxon siap, apa pun yang akan diambil pemerintah nanti. Pahit manis kita akan putuskan. Exxon dn Pertamina harus siap. Soalnya kalau begini terus kerugian kita banyak sekali," tandas Purnomo.
(qom/)










































