Tender 7 Proyek Listrik Swasta Dibuka Maret
Selasa, 21 Feb 2006 15:22 WIB
Jakarta - Pemerintah akan mempercepat pelaksanaan tender 7 proyek listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) untuk tahun 2006. Tender akan dibuka paling cepat Maret ini.Hal itu diungkapkan oleh Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yogo Pratomo di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (21/2/2006).Dipercepatnya tender itu, menurut Yogo, karena mendesaknya kebutuhan listrik saat ini yang terus meningkat. Di sisi lain kemampuan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) utuk membangun pembangkit tidak memadai.Pemerintah sebelumnya menawarkan 8 proyek listrik swasta kepada investor September 2005. Salah satu yang telah dibuka tendernya dan sedang dalam tahap pembangunan adalah PLTU Cirebon dengan kekuatan 600 MW.Yogo menegaskan, tender dan pembangunan listrik swasta itu tidak bisa ditunda lagi. "Kebutuhan listrik terus meningkat sehingga harus jalan tahun ini juga," katanya.Namun demikian, upaya ini juga sangat tergantung pada kesiapan PLN. Untuk itu pemerintah telah meminta PLN melihat kembali jadwal pelaksanaan tender 7 proyek tersebut."Soal urusan teknisnya tidak harus sekaligus atau bersamaan, yang paling penting tahun ini, tapi masalahnya kapan akan ditentukan lebih lanjut," jelasnya.Tender proyek listrik akan diutamakan pada pembangkit listrik non-BBM. Pemerintah memang tidak lagi menyarankan pembangkit yang menggunakan BBM karena biaya bahan bakarnya tinggi.Ketujuh proyek yang akan ditender adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla di Sumatera Utara, PLTP Dieng, PLTP Patuha, PLTP Wayang Windu, PLTP Bedugul, PLTP Kamojang, dan PLTP Karaha Bodas.
(ir/)











































