Pertamina Dinilai Tidak Mampu Jadi Operator Blok Cepu

Pertamina Dinilai Tidak Mampu Jadi Operator Blok Cepu

- detikFinance
Selasa, 21 Feb 2006 16:11 WIB
Jakarta - Masih punya utang Rp 17 triliun, Pertamina dinilai tidak akan mampu menjadi operator Blok Cepu. Sebaliknya ExxonMobil Oil Indonesia dianggap paling pas komandoi lapangan minyak ini."Pertamina saja masih punya utang Rp 17 triliun kepada pemerintah, bagaimana mereka punya dana," kata Staf Ahli Menko Perekonomian M Ikhsan, yang juga anggota tim negosiasi Blok Cepu.Hal itu diungkapkan Ikhsan di sela acara seminar accelerating infrastructure provission di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (21/2/2006).Pengelolaan Blok Cepu, ujar Ikhsan, membutuhkan dana yang tidak sedikit, dan yang mampu melakukannya adalah Exxon.Kendala lainnya, lanjut Ikhsan, Pertamina hingga kini belum memiliki laporan keuangan."Gimana mereka mau rising fund kalau laporannya nggak ada, mana ada bank yang mau terima," cetus Ikhsan.Menurutnya, kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sabtu pekan lalu 18 Februari, ke Cepu merupakan sinyal dari pemerintah agar Blok Cepu segera dikembangkan."Yang paling penting adalah agar cepat dibor," imbuh Ikhsan.Mengenai tudingan Pertamina yang menyatakan pengeboran oleh Exxon biayanya lebih tinggi, justru Ikhsan meminta Pertamina menunjukkan biaya yang lebih rendah."Kalau memang biaya Pertamina lebih rendah, saat ini Pertamina sudah melebihi Petronas," ucapnya.Ikhsan mempertanyakan bagaimana bisa menuding biaya yang dikeluarkan Exxon lebih besar, padahal sampai saat ini belum ada proposal pengembangan Blok Cepu."Orang sekarang saja belum ada pengeboran kok bisa lebih mahal darimana," tanyanya. (ir/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads