Gorontalo Jadi Pusat UKM Jagung

Gorontalo Jadi Pusat UKM Jagung

- detikFinance
Rabu, 22 Feb 2006 12:59 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menetapkan Gorontalo menjadi pilot project untuk kawasan industri koperasi, usaha kecil dan menengah (KUKM) dengan basis produksi jagung pada 20 Mei 2006.Penetapan Gorontalo sebagai kota KUKM Jagung berdasarkan kesepakatan Menteri Perindustrian Fahmi Idris dengan Menteri Negara Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Suryadharma Ali, di Departemen Perindustrian (Depperin), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (22/2/2006).Pembangunan kawasan industri ini ditujukan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, membangun industri berwawasan lingkungan dan mempercepat pertumbuhan industri di suatu daerah. Hal ini juga akan mempermudah kegiatan industri, memberikan kepastian lokasi bagi perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang ditangani multisektor.Rencananya, ungkap Fahmi, satu daerah dikhususkan satu produk misalnya Sulawesi Tengah untuk rotan, Sulawesi Tenggara untuk coklat. Namun jika tidak bisa dikhususkan akan dikombinasikan seperti Palu untuk kawasan tahu dan tempe."Dana dari kawasan industri ini rame-rame dari departemen terkait yakni Depperin dan Menegkop UKM," imbuh Fahmi.Sementara Menkop UKM Suryadharma mengatakan, dengan adanya satu lokasi perusahaan-perusahaan KUKM dalam kawasan industri, akan memudahkan pembinaan serta pemberian fasilitas sarana dan prasarana. Fasilitas tersebut, misalnya tutur Suryadharma, pendirian unit pelayanan teknis, unit pengolahan limbah, pooling bahan baku, perbankan dan kegiatan pemasaran."Setelah Gorontalo pada 20 Mei ditetapkan sebagai kawasan industri untuk KUKM menyusul Jawa Timur, Jawa Barat, Sulsel, Sulut dan Maluku," kata Suryadharma.Saat ini, terdapat 203 kawasan industri yang telah dikeluarkan izinnya, dengan luas lahan 67.390 hektar are (ha) di 21 provinsi. Sedangkan yang aktif beroperasi ada 63 kawasan industri dengan luas lahan 21.175 ha, tersebar di 10 provinsi yakni, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. Dari sejumlah daerah itu, yang menyediakan sebagian lahannya untuk KUKM sebanyak empat kawasan industri yaitu Jababeka-Bekasi, JIEP-Jakarta, KIMA-Makassar dan KIM-Medan. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads