Shell Didenda US$ 1,5 Miliar

Shell Didenda US$ 1,5 Miliar

- detikFinance
Sabtu, 25 Feb 2006 11:54 WIB
Jakarta - Raksasa perminyakan AS, Shell diperintahkan untuk segera membayar kompensasi sebesar US$ 1,5 miliar kepada masyarakat Ijaw, Nigeria.Keputusan itu ditetapkan oleh pengadilan negeri Port Harcourt, Nigeria seperti dilansir dari BBC, Sabtu (25/2/2006).Masyaratkan Ijaw telah berjuang sejak tahun 2000 untuk meminta kompensasi dari Shell terkait degradasi lingkungan di wilayah kaya minyak Nigeria itu.Gugatan pun dilayangkan masyarakat Ijaw ke pengadilan setelah Shell menolak pembayaran seperti diperintahkan oleh parlemen Nigeria.Karena geregetan, kaum militan Nigeria pun sempat melakukan penyerangan terhadap fasilitas perminyakan milik Shell di wilayah tersebut dan sempat menyandera 7 pekerja asingnya.Akibat serangan itu, Shell yang merupakan produsen minyak terbesar Nigeria terpaksa memangkas produksi hingga setengahnya. Harga minyak dunia pun sempat bergejolak mengingat Nigeria merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia. Nigeria tercatat memroduksi sekitar 2,6 juta barel minyak per hari.Atas putusan tersebut, Shell menyatakan akan melakukan banding. Shell bersikukuh tak ada bukti yang mendukung klaim tersebut."Pengadilan memerintahkan Shell agar membayar US$ 1,5 miliar kepada masyarakat di lembah Nigeria. Namun Shell telah mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi," ujar juru bicara Shell seperti dikutip dari AFP."Keputusan itu tidak adil, dan kami yakin akan putusan itu bakal mental," tambah juru bicara itu.Harga Minyak MelonjakSementara itu, harga minyak mentah dunia kembali melonjak menyusul adanya serangan terhadap fasilitas perminyakan utama Arab Saudi. Selain itu gangguan produksi di Nigeria juga masih menghantui.Di New York, harga minyak jenis lightBrent naik US$ 1,41 menjadi US$ 61,95 per barel. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads