Bos Kasino Australia yang Mundur karena Skandal Pencucian Uang Bertambah

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 01 Mar 2021 08:39 WIB
Masa penutupan kasino imbas pandemi Corona di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, berakhir. Kartu-kartu hingga dadu siap dimainkan.
Ilustrasi/Foto: AP photo
Jakarta -

Crown Resort Ltd menyatakan John Poynton mundur dari jabatan direktur setelah regulator memutuskan dirinya tidak cukup independen dari perusahaan yang dimiliki miliarder asal Australia, James Packer.

Keluarnya Poynton adalah keputusan terbaru dari serangkaian para petinggi di operator kasino besar Australia tersebut. Sebelumnya, beberapa petinggi Crown Resort pun sudah mundur, seperti Ken Barton mundur dari posisi Chief Executive Officer.

Mengutip Reuters, Senin (1/3/2021), Poynton mundur dari jajaran direksi setelah penyelidikan yang menuduh dirinya melakukan pencucian uang dan masalah tata kelola perusahaan.

Pihak regulator dalam hal ini Independent Liquor and Gaming Authority (ILGA) telah menegur James Packer atas penyelidikan tersebut. Penyelidikan tersebut membuahkan hasil bahwa Poynton mundur karena dianggap tidak independen karena hubungan masa lalunya dengan James Packer.

Poynton sendiri berada di jajaran Dewan Direksi Crown Resort Ltd sejak 2018. Saat ini dirinya setuju untuk mengundurkan diri.

"Meskipun tidak ada temuan yang merugikan dalam penyelidikan ILGA sehubungan dengan integritas atau kinerja," kata Helen Coonan, Ketua Eksekutif Mahkota.

Australia akan mengadakan penyelidikan ke Crown atas laporan beberapa media yang menuduh perusahaan telah melakukan bisnis dengan salah satu operator tur yang berkaitan dengan kejahatan yang terorganisir.

Awalnya Crown membantah namun pada akhirnya mengakui beberapa klaim khususnya pada penyelidikan Sydney di tahun 2020.

Perlu diketahui, Poynton merupakan direktur mahkota kelima yang mengundurkan diri dari jajaran direksi setelah berapa laporan. Salah satunya penyelidikan New South Wales yang menemukan Crown Resort tidak cocok untuk memegang lisensi kasino karena tata kelola yang buruk.

(hek/ara)