3 Fakta Kota Digital di Batam, Bakal Jadi Basecamp Startup RI!

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 03 Mar 2021 07:30 WIB
Ilustrasi Kota Batam (Antara Foto)
Foto: Ilustrasi Kota Batam (Antara Foto)
Jakarta -

Kawasan ekonomi digital atau kota digital sedang dibangun di Batam, Kepulauan Riau. Kota digital itu bernama Nongsa D-Town yang telah dibangun sejak 2019 oleh Citramas Group dan Sinar Mas Land.

Kota yang dirancang oleh Surbana Jurong dari Singapura dibangun di atas lahan seluas 62 hektare (Ha). Nongsa D-Town tentunya sangat cocok untuk menjadi basecamp para pelaku Startup Tanah Air!

Berikut 3 fakta mengenai Nongsa D-Town:

1. Bakal Serap 8.000 Tenaga Digital

Nongsa D-Town ini juga akan menjadi jembatan digital antara Indonesia dengan Singapura, dan rencananya akan menyerap 8.000 tenaga digital. Pasalnya, di dalam kota digital itu akan dibangun perkantoran, pusat perbelanjaan dan gaya hidup, pusat pelatihan digital, hotel, dan co-working/co-living spaces.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kehadiran kota digital Nongsa D-Town ini sejalan dengan rencana pemerintah Percepatan Pengembangan Kawasan Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang (BBKT). Di BBKT sendiri, pemerintah menargetkan investasi tahunan sebesar Rp 75 triliun.

"Pengembangan industri digital di Batam sejalan dengan strategi pengembangan tematik untuk Batam sesuai dengan masterplan pengembangan akselerasi wilayah Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjung Pinang untuk mencapai target pertumbuhan 5,8% pada 2020-2025," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual peluncuran Nongsa D-Town, Selasa (2/3/2021).

Dari angka itu, pemerintah menargetkan proporsi investasinya lebih besar di wilayah Batam.

Apalagi fakta soal kota digital di Batam? klik halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2