Tjahjo Buka-bukaan Alasan Tunjangan Pensiun PNS Bisa Sampai Rp 1 M

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 03 Mar 2021 19:20 WIB
Tjahjo Kumolo
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Tunjangan pensiun aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) sedang dikaji untuk bisa ditingkatkan. Bahkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan tunjangan pensiun PNS kemungkinan bisa mencapai Rp 1 miliar.

Adapun besaran itu menurut Tjahjo bisa diperoleh dengan menaikkan potongan tunjangan pensiun PNS tiap bulannya. Lalu, besaran Rp 1 miliar bisa saja diperoleh pejabat eselon I dan II.

"Bisa Rp 1 miliar kalau potongannya besar dan biasanya pejabat eselon I dan II," kata Tjahjo kepada detikcom, Rabu (3/3/2021).

Dalam penjelasan lengkapnya, ia mengatakan rencana itu memang belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pasalnya, pemerintah masih fokus terhadap penanganan COVID-19.

"Belum ada rencana jangka pendek. Konsentrasi anggaran untuk pandemi COVID-19, bantuan sosial (Bansos), dan stimulus ekonomi," jelas Tjahjo.

Oleh sebab itu, sejak tahun 2020 pun tak ada kenaikan tunjangan kinerja PNS.

"Kenaikan tunjangan kinerja pun sejak tahun 2020 dan 2021 belum ada kenaikan. Saya kira ASN paham," tutur dia.

Tjahjo mengatakan, tunjangan pensiun diperoleh PNS ketika pensiun dari PT Taspen (Persero). Besarannya itu disesuaikan dengan gaji pokok PNS, golongan, dan masa kerja.

"Saya bicara masalah Taspen. Karena begitu PNS pensiun dari pemerintah dapat uang pensiun dari perhitungan gaji pokok dan masa kerja. Di samping itu dapat tunjangan pensiun dari Taspen," paparnya.

Lihat juga Video: Menpan RB Tjahjo Kumolo Usul Libur Idulfitri-Tahun Baru Diperpendek

[Gambas:Video 20detik]