Mentan Pamer Ekspor Pertanian RI Tembus Rp 451 T

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 04 Mar 2021 18:26 WIB
Negara Tujuan Ekspor
Ilustrasi Ekspor (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan banyak capaian di sektor pertanian meskipun dalam situasi pandemi COVID-19. Di saat sektor lain menurun, sektor pertanian menjadi satu-satunya yang disebut masih tumbuh positif.

Salah satu yang dipamerkan Syahrul adalah ekspor pertanian Indonesia yang meningkat 15,79% atau tembus Rp 451,77 triliun selama 2020. Menurutnya, capaian itu baru terjadi selama 10 tahun terakhir.

"Kenaikan ekspor kita 15,79% ini belum pernah terjadi dalam 10 tahun. Ini peningkatannya seperti ini. Terima kasih Kementerian Perdagangan (Kemendag) tentu pintu yang selalu sering kita buka secara kuat dan akselerasi yang lebih baik. 2019 itu masih Rp 390,16 triliun, sekarang Rp 451,77 triliun," kata Syahrul dalam rapat kerja (raker) Kemendag 2021, Kamis (4/3/2021).

Komoditas pangan yang diekspor itu bermacam-macam mulai dari produk hortikultura, hingga buah-buahan. Secara keseluruhan sektor pertanian naik 16,24% pada triwulan II-2020.

"Komoditasnya beragam yang kita keluarkan baik tanaman pangan, hortikultura, buah-buahan kita keluar banyak, perkebunan, sawit dan lain-lain ini membuat tren-tren kita yang cukup bagus memperlihatkan. Ini bukan data saya ya, data BPS, data kami lebih tinggi lagi," tuturnya.

Nilai Tukar Petani (NTP) yang menjadi indikator kesejahteraan para petani juga terus meningkat angkanya meski sangat tipis, atau sekitar 0,01% menjadi 104,01 poin pada Januari 2021. Menurut Syahrul, peningkatan pertanian ini penting untuk mengatasi pandemi COVID-19 selain vaksinasi.

"COVID bisa diselesaikan dengan solusi kesehatan dan kemudian solusi pertanian. Jadi ketahanan pangan menjadi penting apapun yang kita buat. Vaksin yang utama itu vaksin makannya rakyat dan alhamdulillah tren pertanian menunjukkan tren yang sangat bagus. Di pertanian itu terkait makannya rakyat, sehingga antara supply dan demand harus kuat dan ini kerja kita berdua," imbuhnya.



Simak Video "Mentan soal Stok Pangan: Kita Masuki Momen-momen Panen Raya"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/dna)