Mengintip 'Blue Train', Kereta Mewah Legendaris Afrika Selatan

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 16:57 WIB
Blue Train South Africa
Foto: Dok. Cedarberg Travel
Jakarta -

Kereta Biru atau Blue Train dari Afrika Selatan identik dengan kemewahannya yang legendaris. Dengan kereta itu penumpang dimanjakan dengan perjalanan dua malam yang mewah untuk melintasi Afrika Selatan.

Namun, selama pandemi COVID-19 yang melanda dunia hingga 2021 ini, masih menjadi penghalang dan sulitnya masyarakat menikmati perjalanan kereta mewah itu. Penumpang harus melakukan tes dan dinyatakan negatif COVID-19 jika ingin naik Blue Train.

Mengutip France24, Jumat (5/3/2021), pembatasan perjalanan COVID-19 telah membendung arus turis internasional kaya raya yang telah lama mendominasi pelanggan kereta, terutama dari Australia, Inggris, dan Jepang. Saat ini hampir semua penumpangnya berasal dari Afrika Selatan.

Ironisnya, tidak semua orang Afrika Selatan mampu menikmati kemewahan Blue Train sebelum pandemi COVID-19. Namun, dengan harga yang dibanting gede-gedean sebagian orang bisa mewujudkan mimpinya.

Seperti seorang dokter yang berbasis di Cape Town, Mashiko Setshedi, ditemani oleh ibunya yang berusia 67 tahun mengaku bisa menikmati kemewahan Blue Train berkat COVID-19.

"Saya tumbuh besar dengan mengetahui ada Kereta Biru, harganya tidak terjangkau. Tetapi, berkat COVID-19 hal itu menjadi mungkin," katanya.

Tiket diskon Blue Train dibanderol harga minimum yang lebih rendah yaitu US$ 1.544. Sekitar empat kali lipat rata-rata upah minimum bulanan di salah satu negara paling tidak setara di dunia.

Kereta berusia puluhan tahun itu dijalankan oleh perusahaan logistik negara Afrika Selatan, Transnet yang telah berjuang untuk menjaga lalu lintas kereta api tetap lancar sejak kemunduran ekonomi akibat pandemi.

Blue Train South AfricaBlue Train South Africa Foto: Dok. Cedarberg Travel

Blue Train bisa menampung penumpang dalam 19 gerbong mewah yang dilapisi dengan panel kayu dan dipoles dengan kuningan. Dengan lama laju selama 48 jam, penumpang akan dibawa dalam perjalanan 1.600 kilometer melalui gurun Karoo, membelah tengah negara ke ibu kota Pretoria.

Dikutip dari Cedarberg Travel, Blue Train memiliki desain kontemporer dan perlengkapan yang dibuat menghiasi setiap kabin kereta, dengan AC yang dapat dikontrol secara individual dan saluran video yang menawarkan film dokumenter pendek tentang area yang dilalui kereta tersebut.

Pilihan kamarnya, antara Deluxe dan Luxury Suites yang hanya berbeda ukurannya, khususnya ukuran kamar mandi. The Luxury Suites memiliki bak mandi kecil daripada pancuran. Suite mewah yang lebih besar menawarkan pusat hiburan digital pribadi dan kamar mandi dalam dengan bathtub.

(eds/eds)