Harga Cabai Makin Pedas Jelang Ramadan, Ternyata Ini Biang Keroknya

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 07 Mar 2021 20:15 WIB
Harga cabai rawit di berbagai wilayah termasuk Jakarta tengah jadi sorotan. Pasalnya harganya naik salah satunya akibat cuaca buruk yang melanda Tanah Air.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Harga cabai di pasaran sejumlah wilayah di Indonesia melonjak. Pedasnya harga cabai disebabkan oleh kemunduran panen dan cuaca ekstrem. Namun sebelum Ramadan, harga komoditas pangan tersebut dipastikan akan turun ke harga wajar.

"Insyaallah mulai turun, dan menjelang Ramadan, Idul Fitri mudah-mudahan sudah bisa kembali, ya kembali di bawah (harga) kayak kemarin sih nggak, mungkin, karena kasihan juga petani kan. Ya paling nggak secara wajar kembali ke harga wajar," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat dihubungi detikcom, Minggu (7/3/2021).

Dia menjelaskan bahwa cuaca ekstrem mempengaruhi komoditas tersebut, disamping itu juga pada Desember lalu harga cabai sempat jatuh. Itu membuat petani enggan menanam kembali.

"Akhirnya agak mundur tanamnya, sudah mundur tanamnya (ditambah) cuaca ekstrem," sebutnya.

Namun berdasarkan perkiraan, akan terjadi panen di 20 Maret ini. Itu diharapkan membuat harga cabai lebih stabil.

"Cabai ini memang ada sedikit kemunduran panen, mudah-mudahan tanggal 20 ini, saya tanya kepada para asosiasi petani cabai, 20 (Maret) ini kayaknya panen sudah mulai," tambah Agung.



Simak Video "Harga Cabai Meroket, Petani Sebut Faktor Cuaca"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)