Mantap! Luhut Beberkan Bukti Ekosistem Startup RI Juara di Dunia

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 08 Mar 2021 15:37 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan tempat yang sangat tepat dalam mengembangkan perusahaan rintisan alias startup.

Buktinya, Luhut menyampaikan nilai ekosistem startup di Indonesia merupakan yang nomor wahid di dunia. Hal itu sesuai dengan hasil publikasi The Global Startup Ecosystem Report 2020.

Luhut menjabarkan berdasarkan publikasi penelitian itu, Indonesia memiliki nilai ekosistem startup mencapai US$ 26,3 miliar atau sekitar Rp 368 triliun dan potensi pendanaan awal sebesar US$ 849,5 juta atau sekitar Rp 11,89 triliun (kurs Rp 14.000).

"Berdasarkan Global Startup Ecosystem Report, Indonesia ini tempati posisi pertama dengan nilai ekosistem US$ 26,3 miliar, lalu nilai pendanaan awal sebesar US$849,5 juta dolar," ungkap Luhut dalam webinar bersama Bukalapak, Senin (8/3/2021).

Luhut juga mengatakan dengan catatan tersebut membuat Indonesia menjadi negara peringkat ke 2 pada 100 negara dengan ekosistem startup yang berkembang di seluruh dunia.

"Indonesia juga merupakan peringkat ke dua dari top 100 emerging ecosystem untuk startup di dunia," ungkap Luhut.

Menurutnya, dengan adanya pengembangan ekosistem startup ini adalah bukti ekonomi digital akan semakin maju di Indonesia. Luhut meminta UMKM juga ikut andil dalam kemajuan ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

"Saya yakin, usai pandemi nanti transformasi ke ekonomi digital akan berjalan, karena gaya hidup masyarakat berubah saat ini. Maka pesan saya UMKM juga harus didukung supaya tidak tertinggal di era industri 4,0," kata Luhut.

(hal/zlf)