Trenggono Beberkan Rencana 'Genjot' Kampung Garam Kebumen

Rinto Heksantoro - detikFinance
Jumat, 12 Mar 2021 14:30 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kunjungan kerja di Kampung Garam, Kebumen, Jawa Tengah
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
Kebumen -

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kunjungan kerja ke Kampung Garam di Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jumat (12/3/2021). Trenggono meminta agar sentra pembuatan garam di pesisir selatan Kebumen ini nantinya bisa jadi percontohan karena memiliki potensi yang sangat besar.

"Ini sebetulnya hidup di wilayah daratan yang sempit, sementara sebelah kita itu lautan potensinya besarnya luar biasa, Pak Bupati beruntung bener ini, kalau di tengah-tengah nggak bisa ngapa-ngapain pak. Di tengah-tengah itu cuma pertanian, pariwisata, itu pun kalau daerahnya bagus. Kita jadikan percontohan aja ini Kebumen, nggak jauh dari Jogja soalnya. Nanti daerah Kebumen Jogja daerah selatan itu jadi sumber tumbuhnya perekonomian baru di sektor kelautan," ujar Trenggono di sela-sela kunjungan.

Ketua Kelompok Usaha Garam (Kugar), Budi Santosa menyambut baik pernyataan Trenggono. Puluhan tunel garam yang dibangun sejak akhir Desember 2020 lalu itu kini sudah mampu memproduksi garam 1,2 ton setiap kali panen. Sedikitnya ia beserta pengelola lain bisa memanen sebanyak dua kali dalam sebulan.

Budi berharap pemerintah bisa membentuk kebutuhan sarana dan prasarana lain agar produk yang dihasilkan bisa lebih berkualitas dan lebih banyak lagi. Di atas lahan seluas 2 Hektare itu, Budi dan kelompoknya tak hanya memproduksi garam, namun juga membuka tempat itu sebagai sarana edukasi dan wisata.

"Kami mengharapkan ada bantuan rumah kaca sehingga hasilnya lebih berkualitas. Bahkan dengan rumah kaca nantinya kita bisa menghasilkan garam piramida yang harganya bisa mencapai Rp 250 ribu per kg. Selama ini dengan tunel plastik kita hanya menghasilkan garam SPA dengan harga sekitar Rp 40 ribu per kg dan garam konsumsi biasa Rp 6 ribu per kg," ucap Budi saat ditemui detikcom.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang ikut mendampingi Trenggono menyanggupi untuk memenuhi permintaan para petani garam untuk menyediakan rumah kaca.

"Siap, sesuai permintaan kami akan penuhi untuk pembuatan rumah kaca," tegasnya.

(hns/hns)