Mall Megah Akan Dibangun di Bandara Soekarno-Hatta

Mall Megah Akan Dibangun di Bandara Soekarno-Hatta

- detikFinance
Selasa, 28 Feb 2006 15:59 WIB
Jakarta - Bandara Soekarno-Hatta selama ini memang terkesan sumpek. Untuk itu PT Angkasa Pura (PT AP) II akan dilakukan penambahan kapasitas terminal dengan membangun terminal III. Terminal ini akan dikhususkan penerbangan bertarif murah atau low cost carrier (LCC).Saat ini Bandara Soekarno Hatta memiliki arus penumpang sebanyak 29 juta penumpang setiap tahun. Padahal daya tampung untuk arus penumpang bandara terbesar di Indonesia ini hanya 18 juta setiap tahun."Kita akan mulai bangun terminal III pada tahun ini," kata Dirut PT Angkasa Pura II Edie Haryoto dalam raker dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/2/2006).PT AP II juga akan menghubungkan terminal I dan II dan akan dibangun pusat perbelanjaan (mall) tepat di tengahnya, yang diperkirakan menelan dana Rp 12 triliun. "Ini baru desain atau rencana," kata Edie.Selain di Bandara Soekarno-Hatta, penambahan kapasitas juga akan dilakukan untuk sejumlah bandara lain, seperti Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh), Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Bandara Internasional Minangkabau (Padang) yang diperkirakan menelan dana hingga Rp 924,36 miliar.Kinerja PT AP IITahun 2005, PT AP II berhasil membukukan pendapatan hingga Rp 1,842 triliun, dan laba sebelum pajak (sedang diaudit) sebesar Rp 712,3 miliar.Edie mengatakan, dari 10 bandara kelolaan PT AP II, 7 di antaranya berhasil meraih laba. Sementara 3 lainnya masih mengalami kerugian.Tujuh bandara yang berhasil mencetak laba adalah Bandara Soekarno-Hatta (Rp 874,6 miliar), Bandara Polonia (Rp 64,6 miliar), Bandara Sultan Iskandar Muda (Rp 30 juta), Bandara Supadyo Pontianak (Rp 6,77 miliar), Bandara BIM Padang (Rp 9,58 miliar), Bandara Sultan Syarif Kasim II (Rp 12,7 miliar) dan Bandara SMB II Palembang (Rp 4,3 miliar).Sementara bandara yang masih mengalami kerugian adalah Halim Perdanakusumah (Rp 4,39 miliar), Bandara Husein Sastranegara Bandung (Rp 2,9 miliar) dan Bandara Kijang Tanjung Pinang (Rp 6,5 miliar).Tahun 2004, PT AP II memberikan pajak badan kepada negara sebesar Rp 187,5 miliar dan menyumbang dividen Rp 167,7 miliar. Tahun 2005 diperkirakan PT AP II akan membayar pajak badan kepada negara sebesar Rp 252,27 miliar. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads