Lengkap! Deretan Investasi yang Murah dan Gampang Cuan

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 14 Mar 2021 13:23 WIB
Ilustrasi THR
Foto: shutterstock
Jakarta -

Investasi seharusnya sudah menjadi pos keuangan yang penting. Dengan berinvestasi setidaknya bisa memberikan sedikit rasa aman untuk masa depan.

Produk investasi begitu banyak dengan karakter keuntungan dan risiko yang berbeda-beda. Nah buat kalian yang masih awam tentang investasi ada sederet produk investasi yang bisa dipertimbangkan.

1. Emas

Emas bisa dibilang produk investasi yang ramah di kuping semua orang. Siapa pula yang tidak tahu tentang logam mulia ini. Sudah cukup lama juga emas dijadikan sebagai produk investasi.

Memang harga emas bisa memberikan kenaikan yang setidaknya lebih tinggi dari inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Artinya harta yang dimiliki tidak akan tergerus inflasi.

Rata-rata kenaikan harga emas bisa mencapai 5-10% per tahun. Namun di kondisi tertentu emas bisa memberikan keuntungan berlipat ganda.

Seperti di masa pandemi yang membuat emas Antam sempat menyentuh level Rp 1.065.000, padahal di awal 2020 masih di sekitar Rp 600.000 per gram. Meskipun saat ini harganya sudah kembali turun, tapi setidaknya sempat memberikan keuntungan yang cukup besar.

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho mengatakan emas sangat cocok untuk semua kalangan. Apalagi saat ini Antam juga menyediakan pecahan emas yang jauh lebih kecil lagi. Ada juga penjualan emas melalui e-commerce yang biasa dibeli dengan skema seperti menabung.

"Bahkan ada kepingannya 0,5 gram. Misalnya 1 gram sekarang Rp 900 ribuan, berarti sekitar Rp 450 ribuan. Bahkan kalau kita belinya lewat fintech, marketplace kan ada cicilan emas, punya duit nganggur berapa masukin. Jadi lebih enteng lagi," tuturnya saat dihubungi detikcom.

Perencana Keuangan Aidil Akbar juga mengatakan hal yang sama. Malah menurutnya emas memiliki keunggulan tersendiri karena sangat likuid atau bisa dicairkan kapan saja jika si pemegang sedang membutuhkan uang.

"Emas itu yang paling mudah diakses dan likuid, bisa beli langsung dan sekarang ada pecahannya lagi. Return-nya juga lumayan masih di atas deposito, masih 6-8% per tahun," tuturnya

2. Surat Berharga Negara Ritel

Pemerintah juga sering menerbitakan surat berharga ritel yang ditujukan untuk masyarakat umum seperti suku maupun ORI. Imbal hasilnya juga masih cukup lumayan sekitar 5,5%-6,5% per tahun, bahkan ada yang sampai 9% lebih

"Bahkan pemerintah sudah menurunkan minimal penyertaannya, jadi bisa dari Rp 1 juta dengan bunga yang lebih tinggi dari deposito," kata Andy.

Aidil menambahkan, ORI maupun sukuk ritel memang produk investasi yang terbilang aman karena dijamin negara. Namun likuiditasnya lebih rendah dari emas. Sebab ada ada masa tenor yang biasanya sekitar 3 tahun, artinya selama 3 tahun surat berharga itu belum bisa dicairkan.