Pengusaha Sarang Burung Walet Minta Aturan Ekspor Dipermudah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 14 Mar 2021 16:30 WIB
Budidaya sarang burung walet memang sangat menggiurkan dan menjanjikan untung segunung. Itulah yang dirasakan oleh Marsel pengusaha yang baru saja merintis usaha tersebut. Gimana kisahnya?
Foto: Rachman_punyaFOTO
Jakarta -

Persatuan Petani Sarang Walet Nusantara (PPSWN) meminta regulasi ekspor sarang burung walet dipermudah. Selama ini pengusaha mengaku terhambat untuk melakukan ekspor karena regulasi yang ada.

Dewan Pembina PPSWN Benny Hutapea mengatakan untuk melakukan ekspor secara legal para pelaku eksportir harus mendapatkan legalitas berupa tanda Eksportir Terdaftar Sarang Burung Walet (ET-SBW)

ET-SBW dinilai menyulitkan untuk dibuat. Bahkan apabila izin ekspor tidak lolos, para pelaku usaha eksportir harus mendaftar dan audit dari awal Kembali. Benny menilai hal ini menjadi kendala dan memberatkan para pelaku usaha UMKM sarang burung walet.

"Pelaku eksportir sarang burung walet harus mendapat perlakuan yang sama dalam hal regulasi. Pemerintah harus mendorong agar ini bisa terealisasi dengan baik," ujar Benny dalam keterangannya, Minggu (14/3/2021).

Benny menilai komoditas ini sangat diminati di pasar China. Dia menilai, ekspor sarang burung walet dapat mendukung komoditas produk lokal untuk diekspor dapat terwujud dan bermanfaat.

"Selain pendapatan devisa, tentunya ini bisa mengembangkan dan membuka lapangan kerja buat masyarakat," ujar Benny.

Benny juga meminta kepastian pelayanan perizinan untuk pelaku usaha yang mengajukan izin ET-SBW. Dia meminta izin tersebut bisa diurus tak lebih dari 3 hari.

Pendapatan devisa negara dinilai Benny akan meningkat apabila para pelaku eksportir sarang burung walet memiliki izin legal dengan mudah. Apalagi, Indonesia diklaim memiliki menjadi sentra sarang burung walet di dunia, 80% jumlah sarang burung walet ada di Indonesia.



Simak Video "Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Sarang Burung Walet"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/dna)

Tag Terpopuler