Tutup Hampir Setahun, Disneyland California Dibuka April 2021

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 18 Mar 2021 15:18 WIB
Potret Megahnya Taman Bermain Disneyland
Foto: Getty Images
Jakarta -

Taman hiburan Disney di California, Disneyland akan dibuka kembali pada 30 April. CEO Disneyland Bob Chapek menyampaikan, keputusan itu diambil atas dorongan antusiasme dan keinginan dunia yang menunggu taman dibuka kembali.

"Saya pikir ketika orang-orang divaksinasi, mereka menjadi sedikit lebih percaya diri pada fakta bahwa mereka dapat berpergian, dan, Anda tahu, tetap bebas COVID-19," katanya, dikutip dari CNBC, Kamis (18/3/2021).

"Konsumen mempercayai Disney untuk melakukan hal yang benar, dan kami telah membuktikan bahwa kami dapat bertanggung jawab, baik itu pemeriksaan suhu, masker, jarak sosial, [atau] peningkatan kebersihan di sekitar taman," tambahnya.

Disney's Grand Californian Hotel and Spa akan dibuka kembali pada 29 April dengan kapasitas terbatas di depan taman. Vacation Club Villa di Grand Californian akan dibuka kembali pada 2 Mei, dan Disney's Paradise Pier Hotel dan Disneyland Hotel akan dibuka kembali di kemudian hari.

Semua taman hiburan di California telah ditutup karena pembatasan COVID-19 selama setahun terakhir. Sementara pedoman di negara bagian lain, seperti Florida, mengizinkan taman dibuka kembali dengan kapasitas terbatas, peraturan California telah membuat taman hiburan besar dan kecil ditutup.

Kini California mengizinkan dua Disneyland dibuka kembali dengan kapasitas 15% hingga 35% tergantung pada prevalensi virus di masyarakat. Masker dan tindakan pencegahan kesehatan lainnya akan dibutuhkan. Chapek mengatakan kedua taman akan beroperasi dengan kapasitas sekitar 15% untuk memulai.

Selain antusiasme dari dunia, menurunnya tingkat kasus di California juga menjadi alasan perusahaan membuka taman hiburan. California melaporkan penurunan kasus di bawah 2.900 baru per hari dibandingkan minggu lalu.

Tingkat kasus COVID-19 baru telah menurun karena semakin banyak orang yang mendapatkan vaksinasi. Dengan peningkatan pasokan dan akses, rata-rata sekitar 2,4 juta orang mendapatkan vaksinasi setiap hari di A.S.

Penutupan tahun lalu menyebabkan Disney memberhentikan puluhan ribu pekerjanya dan memangkas sumber pendapatan penting bagi perusahaan. Segmen taman, experience, dan merchandise menyumbang 37% dari total pendapatan perusahaan sebesar US$ 69,6 miliar pada 2019.

Setahun kemudian, pendapatan menyusut menjadi US$ 16,5 miliar, atau sekitar 25% dari total pendapatan perusahaan sebesar US$ 65,4 miliar.

Chief Financial Officer Christine McCarthy mengatakan untuk taman yang telah dibuka selama pandemi, perusahaan dapat memberikan kontribusi positif tambahan untuk para tamu yang berkunjung meskipun tingkat kapasitas berkurang. Dia juga mengatakan saat taman meningkatkan kapasitas dan dibuka kembali, akan ada beberapa tingkat jarak sosial dan pengetatan pemakaian masket selama sisa tahun ini.

(zlf/zlf)