Perbandingan Harga Tes Corona: GeNose, Rapid Test, Swab PCR

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 18 Mar 2021 18:00 WIB
UGM membuka layanan tes COVID-19 melalui metode GeNose C19. Genose Center ini berada di Gedung Tahir Foundation, Pasca Sarjana Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta.
Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Jenis test Corona (COVID-19) di Indonesia semakin beragam dan berkembang sejak kemunculan kasus pertama pada Maret 2020. Hal itu dilakukan untuk melakukan penelusuran kontak (tracing) kepada masyarakat luas yang hasilnya bisa digunakan sebagai syarat bepergian melalui transportasi umum.

Jenis test Corona terbaru ada GeNose C19 yang merupakan karya anak bangsa dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Selain itu juga ada rapid test antigen, hingga swab PCR yang menawarkan harga berbeda dengan keunggulan yang juga berbeda.

Dirangkum detikcom, Kamis (18/3/2021), berikut daftar harga test Corona di Indonesia:

1. GeNose C19

Tarif pemeriksaan COVID-19 melalui GeNose C19 baru saja diumumkan akan mengalami kenaikan per Sabtu (20/3) menjadi Rp 30.000 per orang. Awalnya harganya Rp 20.000 per orang.

Hasil test Corona menggunakan GeNose C19 dapat dipakai untuk keberangkatan KA Jarak Jauh. Calon penumpang yang mau menggunakan layanan ini harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas, serta tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melaksanakan tes.

GeNose diklaim memiliki hasil uji coba tes COVID-19 yang menunjukkan sensitivitas 92%. Pemeriksaan yang sampelnya diambil melalui embusan napas itu memiliki hasil yang cepat yakni 3 menit.

2. Rapid Test Antigen

Test Corona rapid test antigen ini bisa dibilang berbeda-beda tergantung di mana tempat melakukan test-nya. Untuk di stasiun KA yang tersedia, harga yang dipatok yakni Rp 105.000 per orang khusus untuk penumpang KA jarak jauh.

Berbeda dengan layanan rapid test antigen di tempat lain seperti bandara, Soekarno-Hatta menawarkan biaya raid test antigen sebesar Rp 200 per orang dengan hasil yang dijanjikan keluar selama 15 menit.

Beberapa rumah sakit (RS) juga mematok harga rapid test antigen yang berbeda. Namun pemerintah telah menetapkan harga tertinggi maksimal Rp 250.000 untuk di pulau Jawa.

3. Rapid Test Antibodi

Test Corona melalui pemeriksaan yang sampelnya diambil dari darah ini sempat berjaya sebelum ada antigen. Namun kini, rapid test antibodi tak bisa lagi jadi persyaratan bepergian karena dianggap hasilnya kurang akurat.

Meski begitu, beberapa tempat masih melayani rapid test antibodi yang sasarannya adalah untuk anak-anak. Di Bandara Soekarno-Hatta, test ini dihargai Rp 85.000 per orang.

4. Swab PCR

Test Corona yang satu ini bisa dibilang paling mahal. Test Corona melalui swab PCR dilakukan melalui pangkal hidung dan tenggorokan, harga yang dipatok mulai dari Rp 800.000 sampai pernah tembus jutaan dengan iming-iming karena hasil keluar lebih cepat.

Pemerintah sendiri melalui Kemenkes telah menetapkan tarif batas tertinggi untuk swab PCR mandiri sebesar Rp 900.000. Keputusan itu diambil setelah banyak pihak mengusulkan pemerintah untuk menetapkan standar tarif karena harga selama ini yang terlalu mahal.



Simak Video "Ingin Tes GeNose Saat Puasa Ramadhan Agar Hasilnya Akurat? Ini Caranya"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/dna)