Gong Blok Cepu Tunggu SBY
Rabu, 01 Mar 2006 18:59 WIB
Jakarta - Wapres dan para menteri tampaknya tak berani memutuskan soal operatorships Blok Cepu saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih di luar negeri. Mereka pun menunggu hingga SBY pulang dari lawatannya ke 3 negara tetangga sebelum memutuskan operator Blok Cepu.Demikian Deputi Meneg BUMN bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi yang jyuga Ketua Tim Negosiasi Blok Cepu Roes Aryawijaya saat dicegat wartawan usai rapat di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (1/3/2006).Hadir dalam rapat tersebut Wapres Jusuf Kalla, Meneg BUMN Sugiharto dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Namun semua pejabat itu tidak berhasil dicegat wartawan.Presiden sendiri rencananya baru tiba di tanah air pada Kamis, 2 Maret besok. SBY mengunjungi Brunai, Myanmar dan Kamboja dalam lawatannya selama empat hari.Berikut wawancara lengkap wartawan dengan Roes:Agenda rapat tadi apa?Saya melaporkan kemajuan negoisasinya. JO-nya (Joint operating) sudah hampir selesai. Tinggal operating agreement-nya. Apa ini joint operator?Strukturnya kita sudah ada. Itu yang saya laporkan. Tapi nanti disetujui atau tidak, diteruskan di tim pengarah. Bapak merekomendasikan joint operator?Tidak. Tidak ada rekomendasi. Joint operator itu sesuai dengan operating agreement bahwa dikerjakan bersama antara pertamina dan Exxon. Apa ada company baru menjadi joint operator?Saya nggak tahu hal itu. Nanti dikaji oleh tim pengarah. Hasil rapat tadi apa?Sedang di-review kembali oleh para menteri dengan wapres. Para menteri akan memberi kajian dan melaporkannya ke Presiden. Bisa saja di sidang kabinet, bisa lainnya.Keputusan ada di tingkat presiden?Di menteri dong. Masak masalah itu langsung ke Presiden. Saya yang melaporkan pada menteri dengan wapres. Lalu wapres dan para menteri tim pengarah akan mengkaji. Kajian itu akan diputuskan para menteri. Keputusan akhir di Presiden?Enggak. Tapi di tim pengarah. Termasuk Menko Perekonomian diantaranya. Dalam minggu ini?Ya. Kita usahakan. Beauty contest lanjut sampai Jumat nanti?Itu pelaksanaan kan. Tapi terserah pak menterinya mau panggil siapa dulu. Kenapa di menko hanya Exxon yang datang?Itu kebetulan hanya mau melapor ke pak menteri mengenai agenda. Tidak ada kaitannya dengan GM (General Manager). Nanti juga akan menghadap pada anggota tim pengarah lain. Pertamina juga begitu. Kata wapres kemarin masalahnya ada di GM. Siapa nanti?Belum ada. Itu ada aturannya sendiri nanti. Waktunya kan sudah mepet ini, apa Jumat anti akan diputuskan?Nggak ada waktu mepet. Tergantung tim pengarah bersama wapres, disana diputuskan lalu melapor ke Presiden. Jangan cepet-cepet dong. Ini memutuskan sesuatu yang sangat penting kok.
(qom/)











































