Siap-siap! Gaji PNS, Pegawai BUMN hingga Swasta akan Dipotong Zakat 2,5%

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 25 Mar 2021 09:42 WIB
Pengangkatan PNS baru Kemenparekraf
Foto: (dok Kemenparekraf)
Jakarta -

Wacana gaji dipotong zakat 2,5% sudah makin dekat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung penuh adanya pemotongan ini.

Implementasi awal, gaji PNS yang akan langsung dipotong untuk zakat. Nah ke depannya, gaji pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga swasta kabarnya akan dipotong juga.

Menurut Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad, pemotongan zakat final 2,5% setiap bulan tersebut konsepnya bukan hanya untuk PNS saja, tapi juga untuk pegawai BUMN, dan swasta dengan langsung dipotong oleh bendaharawan gaji setiap bulannya.

Bedanya PNS sebagai abdi negara wajib dipotong langsung zakatnya, sementara yang BUMN dan swasta tidak wajib.

"Pemotongan zakat kepada ASN, pegawai BUMN, dan swasta dengan sistem payroll. Nantinya kalau untuk ASN wajib, konsepnya akan wajib. Pemotongannya setiap bulan pada saat gajian," kata Noor kepada CNBC Indonesia, Rabu (24/3/2021).

Lebih lanjut Noor menyampaikan salah satu cara untuk melakukan pemotongan zakat adalah dihitung setara 85 gram emas. Sehingga kurang lebih Rp 85 juta per tahun atau Rp 7 juta per bulan. Hal ini lah yang menjadi dasar utama, untuk para PNS yang akan dipotong gajinya untuk zakat final 2,5%.

Artinya bagi para abdi negara yang memiliki gaji di bawah Rp 7 juta per bulan tidak diwajibkan. Zakat final 2,5% ini juga tidak berlaku bagi PNS non muslim.

"Kira-kira segitu, gajinya sebulan di situ. Kalau gajinya hanya Rp 5 juta sampai Rp 6 juta tidak (berlaku), belum sampai (untuk dipotong zakat final 2,5%)," tuturnya.

Lalu bagaimana untuk pegawai yang non muslim? Apakah gajinya dipotong zakat juga?

Lihat jawabannya di halaman selanjutnya (klik di sini)

Lihat juga Video: Komnas Perempuan Sambut Baik Aturan Separuh Gaji PNS untuk Mantan Istri

[Gambas:Video 20detik]



(ang/ang)

Tag Terpopuler