Bos Zoom Beri Tips Agar Nggak Gampang Cape saat WFH

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 25 Mar 2021 13:59 WIB
Ini yang Bikin WFH Lebih Melelahkan dari WFO
Foto: Ini yang Bikin WFH Lebih Melelahkan dari WFO (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Pimpinan keuangan atau CFO dari raksasa konferensi video Zoom, Kelly Steckelberg memberikan tips anti lelah kepada karyawan selama bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Kelly Steckelberg mengatakan dia sangat menyadari kerugian yang ditimbulkan bekerja dari rumah terhadap karyawan. Sebab sudah setahun dilalui banyak karyawan perusahaan melakukan bekerja jarak jauh.

"Kami tentu memahami bahwa menggunakan video sepanjang hari bisa menjadi tantangan. Kami menghabiskan banyak waktu bekerja dengan karyawan internal kami sendiri untuk membantu mereka memahami cara mengoptimalkan dan beristirahat sepanjang hari," kata Steckelberg, dikutip dari CNBC, Kamis (25/3/2021).

Steckelberg mengatakan salah satu caranya adalah dengan mengatur waktu rapat online dengan waktu istirahat. Bisa dengan hanya menerima satu rapat online saja dalam sehari. Kemungkinan lain, kata dia, adalah mengatur rapat selama 25 menit atau 55 menit, bukan 30 menit atau satu jam.

"Menurut saya, yang kita semua derita adalah waktu istirahat yang biasa kita lakukan hanya dengan berjalan kaki dari kamar ke kamar. Sekarang, Anda melompat dari satu rapat ke rapat lainnya dan ini hanya membutuhkan beberapa detik," katanya.

Selain itu, Steckelberg mengungkap poin utama kelelahan selama wfh ini adalah batasan dan pembagian waktu istirahat, bekerja, hingga waktu untuk keluarga di rumah. Sebab semua itu terkonsentrasi hanya di satu titik yaitu rumah.

"Jadi, kami benar-benar telah membimbing karyawan kami secara internal untuk berpikir tentang memiliki batasan, untuk memastikan bahwa Anda menyisihkan jam-jam emas Anda pada hari yang sangat penting bagi Anda dan keluarga Anda. Menemukan keseimbangan yang lebih baik dalam hidup kita yang mungkin menjadi tantangan bagi kita selama setahun terakhir," jelasnya.

Bisnis Zoom telah berkembang pesat selama pandemi, dan sahamnya lepas landas, naik sekitar 400% pada tahun 2020. Namun, pada tahun 2021, saham mengalami kesulitan karena kenaikan imbal hasil obligasi menekan perusahaan-perusahaan dengan pertumbuhan tinggi dan investor beralih ke saham yang akan diuntungkan. Saham Zoom turun sekitar 6,6% dari tahun ke tahun.

Perusahaan sedang memikirkan kembali kebijakan kembali bekerja di kantor arena karyawan mulai menerima vaksinasi COVID-19. Pada hari Senin, misalnya, Microsoft mengatakan akan mulai membawa karyawan kembali ke kantor pusatnya di Redmond, Washington, dalam kapasitas tertentu minggu depan usai vaksinasi.

"Kami bekerja dan berinovasi dengan semua pelanggan kami untuk mencari tahu apa yang paling berhasil dengan mereka saat kami dapat bergerak di seluruh dunia dengan aman, tetapi menggabungkan ini untuk mendapatkan kenyamanan yang diberikan selama setahun terakhir," ujar Steckelberg.

(zlf/zlf)