Digugat Rp 90 M, Bukalapak Bilang Begini

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 25 Mar 2021 17:48 WIB
Ilustrasi Buka Lapak
Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta -

PT Bukalapak.com digugat oleh PT Harmas Jalesveva. Salah satu e-commerce terbesar di Indonesia itu digugat dengan tuduhan perbuatan melawan hukum.

Sayangnya belum diketahui perbuatan melawan hukum apa yang telah dilakukan Bukalapak hingga pihaknya sampai digugat. Saat dihubungi, perusahaan malah menyatakan belum mau berkomentar.

"Menanggapi isu tersebut, mohon maaf kami tidak dapat berkomentar terhadap berita tersebut ya," kata Senior Corporate Communications Manager Bukalapak, Gicha Graciella kepada detikcom, Kamis (25/3/2021).

Lebih lanjut Gicha mengatakan Bukalapak masih berkoordinasi terkait gugatan ini. "Saat ini tim legal kami sedang berkoordinasi untuk menangani isu ini," jelasnya.

Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 294/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 Maret 2021. Selain Bukalapak, PT Leads Property Service Indonesia juga ikut digugat dengan tuduhan yang sama.

Pihak penggugat, yakni Harmas Jalesveva melayangkan 14 petitum dalam permohonan gugatannya, di antaranya meminta pengadilan untuk menyatakan Bukalapak.com dan dan Leads Property Service Indonesia telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum. Penggugat meminta Bukalapak untuk membayar kerugian secara tunai sebesar Rp 90.329.805.675.

Selain itu, penggugat juga meminta agar PN Jakarta Selatan menyita saham Bukalapak.com sebesar 75% dari total nilai saham secara akumulatif sebagai jaminan atas putusan perkara ini.

(aid/fdl)