Turis Asing Sudah Boleh ke Bali Juli 2021?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 27 Mar 2021 10:00 WIB
turis asing
Foto: (Gede/detikTravel)
Jakarta -

Pemerintah sudah mengalokasikan 1,5 juta dosis vaksin AstraZeneca untuk Provinsi Bali. Vaksin yang dibuat perusahaan farmasi Inggris tersebut ditargetkan tiba di Pulau Dewata bulan ini atau April mendatang.

"Saya baru saja mendapat kabar dari Jakarta, kami akan berbicara kepada Gubernur terkait vaksin AstraZeneca akan lebih banyak untuk Bali. Jadi kami harap Bali bisa memperoleh 1,5 juta vaksin. Harapannya di bulan ini atau bulan depan," ungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual Bali Investment Forum 2021, Jumat (26/3/2021).

Dengan program tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster membeberkan kemungkinan Bali dibuka untuk turis asing pada bulan Juli mendatang. "Arahan Bapak Presiden bulan Juli itu secara bertahap dan terbatas wisatawan mancanegara bisa dimulai. Untuk tahap berikut, setelah Juli itu bisa," ujar Wayan.

Pihaknya sendiri menargetkan 70% atau sekitar 3 juta penduduk Bali divaksinasi untuk menciptakan herd immunity.

"Bali akan diprioritaskan untuk divaksinasi. Dari total penduduk 4,3 juta, Bali itu 70% atau sekitar 3 juta kami mohonkan divaksin. Dan paling lambat yang 2,5 juta itu bisa divaksin pada paling lambat Juli," tutur dia.

Kembali ke Wayan, ia mengatakan apabila vaksinasi terus dilakukan hingga bulan Juli dan mencapai 2,8 juta penduduk, maka wisata Bali sudah bisa dibuka untuk turis asing.

"Kalau diberikan 1,5 juta lagi, berarti butuh 3 juta dosis vaksin. Kalau sampai bulan Juli saya kira herd immunity-nya sudah mencapai 2,8 juta penduduk yang divaksin, saya kira sudah cukup untuk dikunjungi," tutur Wayan.

Selanjutnya
Halaman
1 2