Mengenal Sosok Rudy Salim, Crazy Rich di Balik Cilegon United

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 31 Mar 2021 07:30 WIB
CEO Prestige Motorcars Rudy Salim
Foto: CEO Prestige Motorcars Rudy Salim (detik20)
Jakarta -

Artis papan atas Raffi Ahmad belakangan menyita perhatian publik karena dikabarkan mengakuisisi klub liga 2 Cilegon United. Selain Raffi, nama yang juga menyita perhatian ialah Rudy Salim yang dikabarkan turut serta dalam akuisisi tersebut.

Sosok Rudy Salim pun menarik untuk dikulik. Rudy Salim merupakan seorang pengusaha. Di kalangan pengusaha, nama Rudy Salim merupakan nama yang tidak asing, bahkan ia salah satu pengusaha yang bisa dilabeli sebagai 'Crazy Rich'.

Dalam catatan detikcom, Rudy Salim merupakan CEO Prestige Motorcars. Perusahaan tersebut merupakan importir umum yang membawa supercar ke Indonesia mulai dari Ferrari, Lamborghini, Porsche, dan sederet mobil sport lainnya. Terbaru, ia juga membawa salah satu mobil listrik paling populer di dunia yakni Tesla ke Indonesia.

Pria kelahiran 24 April 1987 itu memiliki masa lalu yang cukup pelik. Di saat ayah, ibu, hingga dua kakaknya berkarier di bidang kesehatan sebagai dokter, Rudy Salim mengambil jalur yang berbeda.

Sebenarnya Rudy Salim juga dipaksa menjadi dokter, namun dia merasa tak minat lantaran lebih suka otomotif dan akhirnya berhenti kuliah di semester kedua. Sebagai 'sogokan', orang tuanya mengiming-iminginya sebuah mobil Mercedes jika mau kembali kuliah kedokteran.

Permintaan itu sempat di-iyakan, tetapi ia akhirnya keluar lagi. Kali ini orang tuanya marah besar, Rudy Salim diusir dari rumah dan tidak boleh kembali sebelum menjadi orang sukses.

Pada akhirnya, pengusaha adalah profesi yang dipilih Rudy Salim. Berbisnis sudah menjadi passion-nya, bahkan sejak masih kuliah di usia 19 tahun ia sudah berbisnis di dunia game online dan microfinance.

Seusai berhenti kuliah, Rudy Salim semakin giat dan fokus dalam berbisnis. Mobil Mercedes pemberian orang tuanya dijual Rp 400 juta dan dipakai untuk modal bisnis. Sayangnya, uang tersebut habis dalam waktu dua minggu untuk biaya operasi. Ia pun terpaksa meminjam modal dengan melego usaha karaoke milik ibunya.

Tidak hanya itu, ia pun mulai mencari dan membuka kesempatan investasi. Singkat cerita, berkat itu, usahanya bisa berkembang dan dalam enam bulan berhasil mendapat 600 pelanggan.

Rudy Salim pernah mengaku bahwa keuntungan baru bisa dirasakan setelah usahanya berjalan selama tiga tahun. Tidak puas hanya dengan satu bisnis, ia juga melebarkan sayapnya untuk membangun bisnis lain seperti di bidang IT, food court, rumah produksi, hingga ritel.

Tonton video 'Rudy Salim, Pembawa Mobil Listrik Pertama di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/fdl)