Mentan Kawal Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian ke 41 Negara

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Jumat, 02 Apr 2021 19:28 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor berbagai komoditas pertanian yang ditujukan ke 41 negara di Terminal Kontainer Jakarta Internasional (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok.
Foto: Dok. Kementan
Jakarta -

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor berbagai komoditas pertanian yang ditujukan ke 41 negara di Terminal Kontainer Jakarta Internasional (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok. Meski hari ini tanggal merah, ia menyebutkan tetap hadir untuk mendukung akselerasi ekspor pertanian.

"Kami siap untuk menggelar karpet merah untuk eksportir. Kita buktikan tahun ini ekspor pertanian menjadi penopang perekonomian bangsa," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/4/2021).

Syahrul menuturkan transaksi ekspor pertanian dari Pelabuhan Tanjung Priok kali ini senilai Rp 220 miliar. Kegiatan pelepasan ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok ini juga secara simbolis menandai kegiatan pelepasan ekspor di 52 tempat pengeluaran baik pelabuhan, pos lintas batas, dan bandar udara yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

"Kita akan terus memaksimalkan ekspor pertanian Indonesia. Akselerasi ekspor ini hanya bisa kita lakukan kalau kita semua bekerja sama dan mau memperbaiki yang kurang," sebut Syahrul.

Syahrul menyebutkan bahwa sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain untuk untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian.

"Dibutuhkan kerja sama yang apik antar Menteri untuk mengawal kepentingan bangsa sehingga kita pun turut hadir dalam mengawal kepentingan rakyat," tuturnya.

Diketahui, turut hadir dalam kegiatan pelepasan ekspor kali ini, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Pihaknya mendukung upaya Kementan dalam mengakselerasi ekspor pertanian.

Meski Kementan tidak berada di bawah koordinasi Menko PMK, kata Muhadjir, kinerja Kementan dalam memfasilitasi pembangunan pertanian turut mendukung program prioritas Menko PMK, terutama dalam pengentasan kemiskinan.

"Pembangunan pertanian, di antaranya peningkatan ekspor pertanian memiliki peran penting dalam mengentaskan kemiskinan, terutama kalangan petani," sebutnya.

Lebih lanjut, Muhadjir menyebutkan kegiatan ekspor pertanian bersinggungan dengan kesejahteraan petani. Dirinya mengharapkan akselerasi ekspor pertanian yang digerakkan oleh Kementan dapat turut mengangkat martabat petani.

Selain dihadiri oleh dua menteri, kegiatan pelepasan ekspor kali ini turut dihadiri oleh Anggota Komite II DPD Yorrys Raweyai, pejabat dari Kementerian Koordinator Perekonomian, serta pejabat eselon 1 lingkup Kementan.

(akd/hns)