Sandiaga Janjikan Sederet Fasilitas buat UMKM, Cek di Sini

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 03 Apr 2021 15:03 WIB
Komisi X DPR RI menggelar rapat Kerja (raker) dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, di ruang Komisi X Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/03/2021).
Foto: Rengga Sancaya: Sandiaga Uno
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sudah menyiapkan sederet fasilitas yang bisa dimanfaatkan UMKM. Fasilitas ini bertujuan untuk menjaga napas UMKM di tengah pandemi COVID-19.

Menurut dia, sektor ekonomi kreatif memiliki peluang besar dalam perdagangan global. Berdasarkan data UNCTAD, produk ekonomi kreatif telah berkembang dengan tingkat pertumbuhan lebih dari 7%.

"Oleh karena itu pemerintah semangat dan berinisiatif memberikan terobosan agar potensi ekonomi kreatif bisa maksimal di Indonesia," kata Sandiaga dalam acara pembukaan UKM Jabar yang disiarkan YouTube Kemenkop UKM, Sabtu (3/4/2021).

Masih berdasarkan data UNCTAD, Sandiaga melaporkan total ekspor barang kreatif dunia mencapai US$ 510 miliar. Angka tersebut masih berpotensi tumbuh meski data perdagangan dunia mengalami penurunan.

Melalui program gerakan nasional bangga buatan Indonesia (Gernas BBI), Sandiaga menjelaskan pemerintah telah memberikan sederet fasilitas yang bisa dimanfaatkan pengusaha sektor ekonomi kreatif.

Adapun sederet fasilitas yang dimaksud adalah digital marketing terintegrasi, perluasan pasar ke marketplace, konsultasi pengelolaan bisnis, hingga konsultasi keuangan.

"Melalui fasilitas ini diharapkan pelaku kreatif tetap bisa berjualan dan meraih omzet di masa pandemi, sekaligus mendapatkan edukasi terkait teknologi digital. Manajemen bisnis yang lebih baik sehingga menurut kami ini adalah seluruh peluang untuk bangkit kembali, sehingga ke depan produk atau usahanya bisa semakin besar, scale up dan menjadi penopang perputaran perekonomian Indonesia," ungkapnya.

Eks Wagub DKI Jakarta ini juga sedang rutin melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah untuk meningkatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dalam kunjungannya ke Magelang, Jawa Tengah, dia ingin budaya pantun bisa mendunia.

Hal itu disampaikan saat berdialog dengan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Hotel Pondok Tingal, Magelang, Jumat (2/4).

Sandiaga mengungkapkan pantun merupakan sebuah tradisi yang sudah sering dilakukan dalam sebuah acara di daerah-daerah di Indonesia. Sandiaga mendorong pantun terus digaungkan karena sebagai warisan budaya Indonesia.

Terlebih pantun tanah air sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Tak Benda.

"Ini baru mendapatkan dari UNESCO sebagai warisan budaya Tak Benda. Saya selalu bilang kalau kita pakai sudah kita pakai sehari hari, kalau angklung kita sudah mendapatkan penghargaan. Nah pantun ini kita mendapatkan penghargaan yang harus kita gunakan secara rutin agar tidak hilang dari budaya kita," katanya.

Lebih lanjut, Sandiaga mengungkapkan Kemenparekraf mendukung penuh langkah balai pustaka yang merancang lomba pantun nasional. Kemenparekraf disebutnya akan memfasilitasi kegiatan tersebut.

"Kebetulan balai pustaka juga ikut menyambut ajakan ini dengan menggelar lomba pantun nasional. Insya Allah kami di Kemenpar akan membantu memfasilitasi lomba pantun nasional ini. Kita adaptasi dengan kearifan lokal dan pantun itu hampir hadir di setiap daerah Indonesia," sambung dia.

(hek/hns)