Rakortas Juga Bahas Reformasi Mandek Pertamina
Jumat, 03 Mar 2006 16:48 WIB
Jakarta - Bukan hanya soal Blok Cepu, rapat kabinet terbatas yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga membahas permasalahan yang menghambat laju reformasi internal PT Pertamina.Hal tersebut diungkapkan oleh Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, yang dicegat wartawan saat dirinya meninggalkan rapat yang masih berlangsung sejak dimulai pukul 14.00."Rapat sedang membahas akar masalah yang ada di Pertamina," kata Yusril di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/3/2006).Sehari sebelumnya saat masih berada di Myammar, SBY menyatakan mengeluhkan kinerja dan capaian prestasi PT Pertamina kian tertinggal dibanding perusahaan serupa dari negara tetangga yang dulu merupakan 'anak didiknya'. Program reformasi internal yang telah berlangsung sekian tahun terakhir, dinilai jalan di tempat karena tidak kunjung terlihat hasilnya. Maka dari itu perlu segera dilakukan perombakan total terhadap Pertamina. Yusril sendiri, karena harus meninggalkan rapat lebih awal, tidak mengetahui apakah pembicaraan yang sedang berlangsung sekaligus mematangkan rencana untuk mengganti pucuk pimpinan PT Pertamina. "Mungkin ujungnya akan masuk pada pembahasan masalah Cepu. Tapi draft keppres-nya (penunjukan operator Blok Cepu) belum dibahas," sambungnya.
(qom/)











































