Erick Mau 'Didik' Komisaris BUMN yang Nggak Pengalaman di Korporasi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 07 Apr 2021 14:39 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan mau merombak pusat perbelanjaan Sarinah. Hal ini dikatakan Erick saat berkunjung langsung ke Sarinah.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan memberikan training atau pendidikan untuk komisaris BUMN yang tidak memiliki pengalaman di korporasi. Training tersebut diberikan agar komisaris ini bisa memiliki pola pikir yang sama dengan BUMN.

"Kita harap komisaris yang backgroundnya bukan korporasi bisa ditraining secara bersama-sama. Agar pola pikirnya sama dengan apa yang diharapkan sesuai dengan direksi dan persaingan BUMN ini. Jadi harus ada kerja sama yang baik antara direksi dan komisaris ke depannya," kata dia usai pelantikan FHCI BUMN, Rabu (7/4/2021).

Selain itu FHCI ini juga akan melahirkan talenta-talenta terbaik untuk menyongsong Indonesia menjadi Negara maju di tahun 2045.

Presiden Joko Widodo mencanangkan cita-cita Indonesia di tahun 2045 menjadi negara maju dengan pendapatan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp 27 juta per kapita per bulan, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai US$ 7 triliun, perekonomian Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen.

"BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu elemen utama untuk mencapai cita-cita nasional menjadi Negara maju. Kementerian BUMN mengapresiasi talenta dari berbagai generasi, terutama kalangan muda dan perempuan, serta talenta dari Kawasan Indonesia Timur, sepertidari Sulawesi, Papua dan Papua Barat untuk berkontribusi langsung menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian dan pemberdayaan masyarakat," ujar Erick Thohir.

Menurut Erick, para talenta menghadapi tantangan dan dinamika perekonomian nasional dan global. Untuk itu, Menteri BUMN berpesan agar SDM di BUMN membudidayakan iklim kerja yang inovatif untuk menciptakan peluang Bisnis serta melakukan terobosan bisnis di era digital dan masa mendatang serta mengimplementasikan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, dan Adaptif).

"BUMN harus beradaptasi karena lanskap SDM sudah berubah. Kuncinya, para pengelola SDM di BUMN harus segera beraksi nyata menghadapi perubahan itu dengan menyiapkan berbagai pengembangan HR yang bersifat future readiness dalam menghadapi gejala perubahan manajemen, model bisnis atau gaya kepemimpinan," tambah Erick Thohir.

Lihat juga video 'Heboh Pengakuan Miss Landscape Dinikahi Siri Komisaris BUMN':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/fdl)