Catat! Ini Syarat Lengkap Daftar Sekolah Kedinasan 2021

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 09 Apr 2021 12:32 WIB
Dinas Pendidikan Gelar Try Out UN Untuk 43 Pelajar 

Dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi Ujian Nasional (UN) yang akan berlangsung 15-18 April 2013 mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta bersama Bank DKI menyelenggarakan try out UN bagi 43 ribu pelajar sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Jakarta. Try out Ujian Nasional ini dilaksanakan secara serentak mulai Rabu (3/4) hingga Jumat (5/4) pukul 08.00 di masing-masing SMA dan SMK. Agung Pambudhy/Detikcom. 

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto bersama Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono meninjau try out di SMK 19 Jakarta, Rabu (3/4). 
Kebanyakan dari mereka adalah penerima Kartu Jakarta Pintar. 
Pemprov DKI Jakarta juga telah bekerjasama dalam menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP), dimana Bank DKI menjadi penyedia jasa.
Seperti diketahui, UN tingkat SMA dan SMK akan digelar pada 15-18 April mendatang. Sebanyak 127 ribu siswa yang berasal dari 1.097 sekolah yang tersebar di lima wilayah kota dan satu kabupaten administratif di wilayah DKI Jakarta siap menjalankan UN.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pendaftaran seleksi sekolah kedinasan resmi dibuka hari ini, Jumat (9/4/2021). Sesuai jadwal, pendaftaran tersebut bakal dibuka sampai akhir bulan ini saja.

"Tanggal 9 ini adalah tanggal dimulainya untuk sekolah kedinasan dan akan dimulai nanti sampai akhir bulan ini," ujar Plt. Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Teguh Widjinarko dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/4/2021).

Agar tak kelewatan ada baiknya para calon pelamar mempersiapkan dokumen dan syarat-syarat yang dibutuhkan sesegera mungkin sebelum mendaftar.

Berikut dokumen yang perlu disiapkan:
1. Pas Foto
2. Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan
3. Kartu Keluarga
4. Ijazah atau Surat Keterangan Lulus
5. Rapor SMA/Sederajat
6. Dokumen lain yang diatur oleh masing-masing instansi

Untuk formasinya, ada 8 Instansi dan Kementerian/Lembaga yang membuka sekolah kedinasan tahun ini terdiri dari Politeknik Keuangan Negara STAN di bawah Kementerian Keuangan sebanyak 275 formasi, Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) di bawah Kemendagri sebanyak 1.164 formasi, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di bawah BIN sebanyak 250 formasi, Politeknik Siber dan Sandi Negara di bawah BSSN sebanyak 100 formasi.

Lalu, Politeknis Statistika STIS di bawah BPS sebanyak 600 formasi, Politekip & Poltekim di bawah Kemenkumham sebanyak 600 formasi, 21 Sekolah Kedinasan Kemenhub sebanyak 3.210 formasi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) sebanyak 265 formasi.

Namun, KemenPAN-RB dan BKN masih belum menentukan lokasi pasti seleksi sekolah kedinasan ini. Akan tetapi, yang jelas seleksi akan dilakukan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di kantor-kantor pusat BKN, Kanreg dan UPT BKN serta lokasi mandiri yang dilaksanakan oleh sekolah kedinasan.

Belum ditentukan juga kapan jadwal kegiatan seleksi sekolah kedinasan akan dilakukan. Teguh menambahkan masih dimungkinkan terjadi penyesuaian jadwal seleksi apabila terdapat perubahan kebijakan pemerintah terkait status pandemi COVID-19, sehingga tidak memungkinkan melaksanakan kegiatan dimaksud.

Untuk rencana seleksinya, akan diselenggarakan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan yang berpedoman pada Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 Tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat Di Tempat Dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Demikian pula dengan jadwal rencana kegiatan perkuliahan akan diatur oleh masing-masing Kementerian/Lembaga dengan memperhatikan perkembangan pemberlakuan/perubahan status pandemi COVID-19.

(eds/eds)