Proyek Masjid Kado Pangeran Arab Belum Mulai, Gibran: Itu Hibah, Santai

Ari Purnomo - detikFinance
Jumat, 09 Apr 2021 16:12 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Senin (5/4/2021).
Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom: Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka
Solo -

Peletakan batu pertama Masjid hadiah dari Pangeran Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Solo berlangsung pada 6 Maret 2021. Bahkan peletakan batu pertama Masjid replika Grand Mosque Sheikh Zayed yang dibangun di Gilingan, Banjarsari, Solo itu dihadiri oleh sejumlah petinggi negara.

Di antaranya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Dari UEA diwakili Menteri Energi dan Industri, Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei. Namun, sudah sebulan berlalu, proyek senilai hampir Rp 300 miliar itu belum dimulai.

Menanggapi fakta tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pengerjaan akan dimulai pertengahan bulan ini.

"Ini baru April, nanti pertengahan bulan akan kelihatan (pengerjaannya)," kata Gibran kepada detikcom ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (9/4/2021).

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menambahkan, untuk pengerjaan proyek Masjid tersebut sudah ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan.

"Kan sudah di-progres 18 bulan, Santai saja, sekali lagi itu hibah kok santai saja," Tuturnya.

Sementara itu, dari pantauan detikcom di lokasi tidak ada pengerjaan proyek. Kondisi lahan masih seperti sebelumnya dan hanya terlihat sejumlah batang-batang kayu yang tertancap.

Di beberapa sudut terlihat galian tanah yang berisi air usai diguyur hujan. Beberapa warga terlihat melakukan aktivitas di kawasan yang sudah dipasang papan larangan masuk tersebut.

Salah seorang warga, Wati (45) mengatakan, sejak peletakan batu pertama sampai sekarang tidak ada aktivitas pembangunan Masjid.

"Ya kondisinya masih seperti ini, tidak ada pembangunan atau pengerjaan," katanya saat ditemui detikcom di rumahnya.

Wati menambahkan, selain itu truk material atau orang proyek juga tidak ada sama sekali.

"Dulu pas ada SPBU kondisi di sekitar lumayan ramai, tapi sekarang sepi lagi. Truk material juga tidak ada yang masuk ke kawasan itu," katanya.

Dia berharap, proyek Masjid raya tersebut bisa segera dimulai sehingga bisa cepat rampung dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat di sekitar.

(hns/hns)