Sosok Kevin, Remaja 18 Tahun yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 10 Apr 2021 20:00 WIB
Seorang petugas menata uang dollar di Jakarta, Senin (30/6/2014). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah sehingga mendorong minat masyarakat untuk berburu mata uang negeri Paman Sam ini.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto

5. Austin Russell (26 tahun)

Kekayaan bersihnya US$ 2,4 miliar. Russell keluar dari Stanford pada 2012 setelah menerima Thiel Fellowship senilai US$ 100.000 untuk memulai Luminar Technologies. Perusahaan itu membuat sensor dan teknologi lainnya untuk kendaraan otonom.

6. Gustav Magnar Witzoe (27 tahun)

Kekayaan bersihnya US$ 4,4 miliar. Witzoe memiliki hampir setengah dari SalMar ASA, produsen salmon Norwegia yang didirikan ayahnya pada tahun 1991. Kekayaan Witzoe hampir dua kali lipat pada tahun lalu berkat kinerja pasar SalMar yang kuat. Sahamnya di perusahaan diberikan oleh ayahnya pada 2013.

7. Andy Fang (28 tahun)

Kekayaan bersihnya US$ 2 miliar bersumber dari DoorDash. Akan dijelaskan lebih rinci di bawah.

8. Stanley Tang (28 tahun)

Kekayaan bersihnya US$ 2 miliar. Sama seperti Andy Fang, kekayaan Tang berasal dari DoorDash, aplikasi pengiriman makanan yang didirikan Fang and Tang pada 2013. Perusahaan tersebut makin berjaya selama pandemi COVID-19 karena restoran dan pelanggan beralih ke layanan pesan antar.

9. Sam Bankman-Fried (29 tahun)

Kekayaan bersihnya US$ 8,7 miliar. Bankman-Fried mengumpulkan kekayaannya lewat bisnis uang kripto. Dia mendirikan perusahaan perdagangan Alameda Research yang mengelola aset US$ 2,5 miliar, dan platform perdagangan derivatif kripto FTX.

10. Jonathan Kwok (29 tahun)

Kekayaan bersihnya US$ 2,4 miliar. Jonathan dan kakak laki-lakinya, Geoffrey (35 tahun) masing-masing mewarisi sebagian saham almarhum ayahnya, Walter Kwok di bisnis properti Hong Kong, Sun Hung Kai Properties. Walter digulingkan karena perselisihan dengan saudara-saudaranya, Thomas dan Raymond Kwok. Dia kemudian memulai bisnis properti Empire Group Holdings yang sekarang dijalankan oleh Jonathan dan Geoffrey.


(ara/ara)