Pemda Papua Incar Saham Freeport

Pemda Papua Incar Saham Freeport

- detikFinance
Senin, 06 Mar 2006 10:57 WIB
Jakarta - Pemerintah Daerah (Pemda) Papua berminat membeli 9,36 persen saham PT Freeport Indonesia, yang beberapa waktu lalu ditawarkan ke pemerintah pusat. Pemerintah pusat sendiri akhirnya menahan keinginannya membeli saham salah satu perusahaan emas terbesar dunia itu karena kesandung masalah dana.Demikian Dirjen Batubara dan Sumber Daya Mineral DESDM Simon Sembiring kepada wartawan usai diskusi tentang Freeport di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (6/3/2006)."Waktu itu kan kita sudah menawarkan kepada pemerintah. Dan pemerintah pusat menyatakan tidak punya duit. Dan pemerintah daerah provinsi, gubernur dan walikota waktu itu mengirim surat resmi ke kita (DESDM). Dan itu kita bilang sama Freeport bahwa pemda berkeingingan," ungkap Simon.Namun keinginan Pemda Papua itu hingga saat ini, menurut Simon, belum mendapat jawaban dari pemerintah pusat. Yang pasti, 9,36 persen saham Freeport itu bernilai US$ 700 juta. Simon menegaskan, saham itu harus beralih ke Indonesia kapan pun itu waktunya karena akan memberikan tambahan pemasukan bagi pemerintah. "Pokoknya itu sampai beralih ke nasional. Selama 10 tahun tidak ada yang beli, tetap tiap tahun ditawarkan. Pokoknya sampai beralih ke nasional. Dividen tahun 2005 yang kita dapat dari saham milik kita sebesar US$ 112 juta," ujar Simon. Mengenai keinginan pemerintah menaikkan bagi hasil dari Freeport sebanyak 2-3 kali seperti disampaikan Wapres Jusuf Kalla, Simon menyatakan bahwa Departemen ESDM sedang menunggu data-data dari Depkeu seperti data-data pajak, dividen, royalti dll selama 5 tahun terakhir ini. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads