Asia Jadi Kawasan Termahal di Dunia, Jakarta Masuk Daftar

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 13 Apr 2021 10:45 WIB
Benua Asia
Foto: Getty Images/iStockphoto/Graphic_photo
Jakarta -

Benua Asia menjadi kawasan termahal di dunia bagi orang kaya raya. Meski dunia tengah dilanda krisis pandemi COVID-19 sejumlah kota di Asia bisa mempertahankan harga-harga sejumlah barang tetap tinggi.

Mengutip dari CNBC, Selasa (13/4/2021), dalam laporan Global Wealth and Lifestyle Report 2021 tercatat ada 25 kota di dunia yang menjadi kota termahal. Laporan yang dirilis oleh Bank Julius Baer mencatat di urutan lima besar ada empat kota Asia yang menjadi kota termahal dunia bagi orang kaya raya ada di Asia, termasuk Shanghai, Tokyo, Hong Kong, dan Taipei.

Shanghai, China naik ke peringkat teratas dari 25 kota dunia yang dinobatkan sebagai tempat termahal untuk hidup sebagai orang kaya raya. Hong Kong, nomor satu tahun lalu, merosot ke posisi ketiga.

Sementara Tokyo, Jepang tetap stabil di posisi kedua. Sementara Taipei, Taiwan berada di posisi kelima. Sedangkan urutan keempat ditempatkan oleh Monako, negara kecil kaya di Eropa Barat.

Ibu Kota Indonesia, Jakarta juga masuk dalam daftar 25 besar kota termahal dunia. Daftar itu memasukkan Jakarta dalam urutan 20 sebagai kota termahal bagi orang kaya raya. Urutan Jakarta di bawah Miami, namun mengalahkan Sao Paulo, Mumbai, Mexico City, Vancouver, dan Johannesburg.

Eropa dan Timur Tengah berada di peringkat kedua, Sementara AS yang terpukul oleh pandemi muncul sebagai kawasan termurah karena dolar AS dan Kanada jatuh terhadap mata uang global utama lainnya.

Peringkat tersebut didasarkan pada harga sejumlah barang mewah yang dibeli oleh orang-orang kaya di 25 kota dunia. Tahun ini, daftar tersebut melihat perubahan besar, empat dari 18 item diganti karena pandemi mengubah kebiasaan belanja konsumen.

Empat item itu personal trainers, wedding banquets, Botox, dan piano keluar dari daftar item termahal digantikan oleh sepeda, treadmill, asuransi kesehatan, dan paket teknologi, termasuk laptop dan telepon.

"Selama setahun dilanda penguncian global, teknologi pribadi dan treadmill melonjak popularitasnya, sementara harga sepatu wanita anjlok. Ke depan, kami pikir semua item ini akan terus menjadi barang termahal," kata laporan itu.

Secara keseluruhan, barang mewah yang mengalami penurunan harga terbesar dalam dolar AS adalah sepatu wanita turun 11,7%, suite hotel 9,3%, dan anggur 5,3%. Sedangkan penerbangan kelas bisnis 11,4%, wiski 9,9%, dan jam tangan 6,6% mengalami peningkatan terbesar.

Laporan itu memperkirakan Asia akan mempertahankan bentengnya sebagai kawasan termahal di dunia bagi orang kaya selama beberapa tahun mendatang. Hal itu diperkirakan karena pertumbuhan ekonominya terus berlanjut dengan cepat.

China diprediksi akan tetap menjadi pasar barang mewah terkemuka di dunia karena konsumen China yang kaya menguasai. Pada tahun 2025, China diperkirakan akan menguasai 47% -49% pasar barang mewah, dibandingkan AS 16% -18% dan Eropa 12% -14%.

Simak juga 'Nama Putra Mahkota UEA Disematkan di Tol Layang Jakarta-Cikampek':

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)