Mentan Dorong Kabupaten Jeneponto Jadi Sentra Pertanian & Peternakan

Abu Ubaidillah - detikFinance
Jumat, 16 Apr 2021 15:39 WIB
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memantau pengembangan sapi dan kerbau siap jual yang memiliki bobot di atas rata-rata di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Foto: Dok. Kementan
Jakarta -

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memantau pengembangan sapi dan kerbau siap jual yang memiliki bobot di atas rata-rata di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Ia berkata pemerintah akan mendorong Jeneponto jadi salah satu kabupaten sentra pertanian dan peternakan berkualitas.

"Saya ingin di semua desa di Jeneponto ada pertanian yang bisa berproduksi 2 kali lipat. saya juga minta agar jajaran kementan membantu semua proses pembangunan pertanian di daerah ini agar menjadi sektor pertanian dan peternakan untuk pemenuhan pangan dalam negeri dan ekspor," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/4/2021).

Pemantauan tersebut dilakukan ketika Syahrul menghadiri kegiatan pelayanan ternak terpadu pada Program Prioritas Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan) di Desa Bontomanai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Selain ternak menurutnya Kementan juga akan memberi bantuan berupa pengembangan kebun kopi, pisang, bibit kuda, dan anakan kerbau yang bisa dikembangkan untuk pemenuhan pasar nasional.

"Kementan akan mendorong perkebunan kopi, pisang, bibit kuda dan kerbau untuk Jeneponto. Sebab saya lihat hari ini Jeneponto makin baik dan sudah memperlihatkan tren yang bagus. Jadi tanaman padinya jalan, jagung jalan, sayur jalan dan buah buahan juga jalan," paparnya.

Ia juga berharap petani dan peternak di Jeneponto mau menggunakan dana kredit usaha rakyat (KUR) pertanian sebagai kekuatan modal dalam menjalankan usaha tani yang jauh lebih baik. Menurutnya pertanian di Jeneponto sudah bagus, dan bahkan kegiatan pertama masyarakat di daerah tersebut adalah bertani sementara beternak adalah kegiatan kedua.

"Nah ke depan kita akan tambah dengan berkebun. Artinya saya mau kalau kita buat kebun pisang 10 ribu pohon misalnya, itu harus ada ibu ibu yang membuat industri kripik sampai tepung pisang. Karena itu kalian gunakanlah itu dana KUR. insyaallah peternak akan maju, punya pakan sendiri, punya RPH sendiri dan punya produksi sendiri," ungkapnya.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dorongan jajaran Kementan terhadap semua proses pembangunan pertanian di wilayah kerjaya. Iksan mengatakan Jeneponto adalah kabupaten strategis yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian dan peternakan.

"Dalam peta Sulawesi Selatan Jeneponto itu ada di paling bawah atau di telapak kaki, kalau terus direfleksi maka insyaallah semua yang kita rencanakan bisa berjalan dengan baik. Artinya di sini tanaman padi berhasil, jagung berhasil, peternakan juga berhasil. Nah ke depan, Pak Menteri sudah menjanjikan beberapa pohon pisang untuk Jeneponto. Insyaallah ini juga akan berhasil," jelasnya.

(akn/hns)