Daftar 10 Negara Pemasok Kurma ke RI, Ada AS Juga Lho

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 17 Apr 2021 03:00 WIB
Pasar Tanah Abang, Jakarta, juga memiliki puluhan jenis kurma yang dijual. Bahkan, satu toko per harinya bisa menjual sebanyak 1 ton lho.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor kurma Indonesia mencapai US$ 17,1 juta pada Maret 2021. Kurma yang masuk ke Indonesia berasal dari 10 negara di dunia.

Jika dikumulatifkan, maka total nilai impor mencapai US$ 42,3 juta selama kuartal I-2021 atau selama tiga bulan pertama di tahun ini. Rinciannya, nilai impor kurma yang dilakukan Indonesia selalu meningkat dari US$ 10,3 juta di Januari, lalu US$ 14,9 juta di Februari, dan US$ 17,1 juta di Maret.

Berdasarkan data BPS yang dikutip, Jumat (16/4/2021), sebanyak 10 negara eksportir kurma ke Indonesia pada Maret tahun ini yaitu, Mesir dengan nilai US$ 4,9 juta dan berat 4.522 ton. Mesir menjadi eksportir terbesar kurma ke Indonesia pada Maret 2021.

Tunisia, nilanya US$ 4,3 juta dengan volume sebanyak 1.302 ton. Arab Saudi, nilainya US$ 3,4 juta dengan volume 3.181 ton. Uni Emirat Arab, nilainya US$ 1,4 juta dengan volume 816 ton. Iran, nilainya US$ 1,2 juta dengan volume 1.061 ton.

Selanjutnya, Amerika Serikat (AS) nilainya US$ 490 ribu dengan volume 41 ton. Aljazair, nilainya US$ 651 ribu dengan volume 319 ton. Palestina, nilainya US$ 322 ribu dengan volume 39 ton. Jordania, nilainya US$ 78 ribu dengan volume 30 ton.

Kemudian Namibia, nilainya US$ 93 ribu dengan volume 42 ton. Sementara lainnya tercatat US$ 68 ribu dengan volume 66 ton kurma.

(hek/hns)