3 Fakta Pengalihan TMII yang Kini Dikelola Negara

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 16 Apr 2021 20:00 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara akan mengambil alih pengelolaan dan pemanfaatan aset milik negara, yakni Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan beralih kelola dari Yayasan Harapan Kita menjadi ke negara. Pengalihan akan diberikan waktu tiga bulan untuk memberikan laporan pengelolaan selama tahun 1977.

"Jadi ingin menjelaskan bahwa itu barang milik negara. Dulu dikelola oleh Yayasan Harapan Kita, sekarang dengan Keppres baru dikelola negara dalam hal ini kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg)," kata Direktur Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan dalam bincang bareng DJKN bertema 'Pengambilalihan TMII', Jumat (16/4/2021).

Berikut 3 faktanya:

1. Tanah TMII Bernilai Rp 20,5 T

Berdasarkan audit sementara, TMII memiliki 6 Nomor Urut Pembelian (NUP) tanah senilai Rp 20,5 triliun. Belum diketahui berapa nilai bangunannya karena masih ada yang perlu diinventarisasi.

Bangunan yang masih perlu diinventarisasi tersebut yakni 10 kementerian/lembaga (K/L), 31 aset milik Pemerintah Daerah (Pemda), 12 aset yang dikerjasamakan dengan pihak lain dan 18 aset badan pengelola TMII.

"Bentuknya seperti apa dengan swasta, gimana pembagian keuangannya, pegawainya ada berapa. Jadi menyangkut barang, uang, kita akan melakukan audit tanahnya, bangunannya, penerimaannya, pengeluarannya, baru setelah jelas kita lakukan serah terima," ucap Encep.

Selanjutnya
Halaman
1 2