BNI Relokasi KCLN Seoul untuk Kembangkan Bisnis dan Perkuat Layanan

Erika Dyah Fitriani - detikFinance
Jumat, 16 Apr 2021 18:33 WIB
BNI
Foto: BNI
Jakarta -

Kerja sama bilateral antara Indonesia dengan berbagai negara di dunia terus dilakukan sebagai langkah mempererat hubungan diplomasi, tak terkecuali dengan Korea Selatan. Diketahui, hubungan bilateral antara kedua negara ini telah terjalin sejak tahun 1973 hingga menjadikan Korea Selatan sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia.

Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) turut andil dalam mengoptimalkan peran untuk melayani bisnis antarnegara Indonesia dan Korea Selatan dengan menjadi satu-satunya layanan perbankan Indonesia yang memiliki kantor di Korea Selatan tepatnya melalui Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) Seoul.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati mengungkap sejak 22 Maret 2021, BNI melakukan relokasi kantor KCLN Seoul ke Gedung Korea Chamber of Commerce & Industry (KCCI) lantai 2 dan 5, 39Sejong-daero, Jung-gu, Seoul.

"Pemindahan lokasi kantor ini dilakukan BNI karena lokasi yang lebih strategis dan gedung KCCI secara rutin menyelenggarakan trade & investment forum, di mana KCLN dapat memanfaatkan untuk menggelar business matching serta mempertemukan perusahaan dan UMKM Indonesia dengan para trader dan investor di Korea Selatan," imbuh Susi, sapaan Wakil Direktur Utama BNI, dalam Peresmian Kantor Baru BNI Seoul dan Peluncuran Layanan Korea Desk yang disiarkan secara virtual, Jumat (16/4/2021).

Ia pun mengungkap berdasarkan catatan, kinerja BNI KCLN Seoul yang berdiri sejak tahun 2016 sukses membukukan pertumbuhan laba secara berkelanjutan dalam 5 tahun terakhir sebesar 73,99% per tahun. Adapun kinerja positif tersebut juga tercermin dari pertumbuhan kredit yang meningkat sebesar 59,3% di Desember 2020 (yoy), dengan total earning asset mencapai US$ 462,5 juta pada Desember 2020.

Melihat pertumbuhan positif tersebut, Susi menyampaikan BNI Seoul melakukan relokasi untuk mendukung bisnisnya semakin berkembang. Untuk itu, lanjutnya, BNI menempatkan kantor-kantor cabang luar negeri di central business district strategis sehingga memudahkan akses dan menjangkau seluruh nasabah baik ritel maupun corporate.

Lebih lanjut, Susi menjelaskan kantor baru BNI Seoul menempati ruangan yang lebih luas dibandingkan kantor sebelumnya dengan fasilitas yang lebih lengkap. Adapun nasabah akan dimanjakan dengan Banking Hall BNI Seoul yang dilengkapi pojok perdagangan dan investasi, dengan konsep digital untuk mempromosikan produk dan proyek investasi Indonesia. Kantor baru ini juga menyediakan pojok eksibisi yang dapat digunakan oleh UMKM Indonesia memamerkan produk-produk unggulannya.

Ia mengatakan desain dengan perpaduan modern, digital, dan luxury yang diusung BNI Seoul dimaksudkan untuk dapat mengakomodir berbagai kebutuhan baik untuk corporate banking perihal trade, finance, dan investment banking sampai dengan nasabah perorangan diaspora Indonesia di Korea Selatan.

Sementara itu, General Manager BNI KCLN Seoul Anisfu menjelaskan peningkatan performance BNI Seoul tidak lepas dari dukungan Duta Besar Republik indonesia untuk Republik Korea serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Korea Selatan. Berkat dukungan ini BNI mengalami kenaikan cukup signifikan dalam 5 tahun terakhir.

Ia menyebutkan alasan kepindahan kantor ini karena pertumbuhan dari sisi bisnis yang meningkat sangat tajam.

"Space yang lama itu tidak mencukupi. Ada penambahan dari sisi staf, lalu peningkatan dari segi bisnis," terangnya.

Ia pun menjabarkan tugas BNI KCLN Seoul ke depannya tidak hanya dari sisi investasi dan perdagangan, saja tapi juga mencoba untuk optimalisasi diaspora Indonesia yang ada di Korea.

"Ini kita selalu kerja sama dengan Pak Dubes dalam rangka memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Indonesia yang ada di Korea yang jumlahnya hampir sekitar 39.000 yang adalah Pekerja Migran Indonesia. Inilah misi kita sebagai agent of development, tak hanya dari sisi bisnis tapi juga kita membantu dari sisi sosial," imbuhnya.

Anisfu pun menjelaskan ke depannya BNI Seoul akan menjadi mediator pada investasi dan perdagangan antara Korea Selatan dan Indonesia melalui peluncuran Korea Desk.

Sebagai informasi, Peresmian Kantor Baru BNI Seoul dan Peluncuran Layanan Korea Desk ini dihadiri langsung oleh Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi. Rangkaian acara tersebut juga dihadiri secara virtual oleh beberapa jajaran Direksi BNI dari Jakarta dan Staf Ahli OJK sekaligus Ekonom Ryan Kiryanto yang menjadi moderator diskusi. Serta hadir pula beberapa perusahaan Korea Selatan yang telah berkolaborasi dengan BNI, antara lain Lotte Mart, Samsung, dan LG.

(ega/ega)