3 Fakta Bisnis Hampers Dagangan Menjanjikan Jelang Lebaran

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 19 Apr 2021 18:30 WIB
Hampers Lebaran
Ilustrasi/Foto: Istimewa
Jakarta -

Bisnis hampers jelang Lebaran menjadi salah satu peluang untuk mengais rezeki tambahan. Bisnis ini salah satu usaha musiman yang menjanjikan setiap tahunnya.

Kamu berniat bisnis hampers? Ini 3 cara yang harus dipersiapkan:

1. Bisnis Hampers Menjanjikan

Pakar Marketing, Yuswohady mengatakan bisnis hampers akan sangat menjanjikan jelang Lebaran ini karena masyarakat dilarang mudik dan ekonomi sudah mulai pulih dari pandemi COVID-19. Salah satu jenis hampers yang menjanjikan yakni makanan.

"Hampers akan happening dibanding yang lalu karena kita nggak boleh mudik kan berarti oleh-oleh dikirim ke kampung gitu. Saya prediksikan hampers ini akan lebih banyak peminatnya," kata Yuswohady kepada detikcom, Senin (19/4/2021).

2. Tak Butuh Modal Banyak

Bagi yang memiliki modal pas-pasan dan tetap ingin berbisnis hampers, lebih baik kamu jadi reseller atau dropshipper. Dengan begitu kamu tak perlu mengeluarkan modal dan hanya membantu promosikan jualan.

"Selain dengan cara beli putus dan menyetok barang, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menjual hampers yaitu dengan cara menjadi reseller dan dropshipper," kata Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho.

"Artinya barang tersebut tetap berada di produsen/penjual utamanya, sementara kita hanya membantu promosi dan penjualannya. Bila nanti ada yang berminat maka barang tersebut akan dikirimkan langsung oleh penjual utamanya," tambahnya.

3. Cara Memasarkan Bisnis Hampers

Berbisnis hampers Lebaran tak butuh modal yang besar karena penjual bisa menerapkan sistem pre-order (PO), di mana baru membuatnya setelah ada pesanan. Kamu bisa menawarkan kepada orang terdekat dan menjajakannya di media sosial.

"Kalau online atau menggunakan sosial media kan tinggal display-nya atau melalui pertemanan. Jadi modalnya bisa bervariasi, nggak begitu besar. Nggak perlu nyetok langsung banyak, jadi tergantung permintaan," tuturnya.

(aid/eds)

Tag Terpopuler