Kapan Negosiasi Perjanjian Dagang RI-Uni Eropa Rampung?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 19 Apr 2021 17:28 WIB
Insert Brexit Inggris Cerai Uni Eropa
Foto: Ilustrator Zaki Alfarabi
Jakarta -

Negosiasi perjanjian dagang Indonesia dengan Uni Eropa (UE) yakni Indonesia-European Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) masih terus dilakukan. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, targetnya negosiasi IEU-CEPA bisa rampung tahun ini.

"Salah satu terbesar adalah IEU-CEPA. Ini salah satu the largest organization di UE dan kita akan manfaatkan, dan kita juga akan selesaikan, mudah-mudahan bisa selesai di 2021," kata Jerry dalam konferensi pers Memacu Ekspor UMKM yang digelar virtual, Senin (19/4/2021).

Jerry mengatakan, IEU-CEPA termasuk dalam 11 perjanjian dagang yang masih dalam tahap negosiasi. Selain IEU-CEPA, perjanjian yang tengah dikejar ialah Indonesia-Turkey CEPA, Indonesia-Pakistan TIGA (Trade in Goods Agreement atau peningkatan dari PTA), Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Area (PTA), Indonesia-Tunisia PTA, Indonesia-Iran PTA, Indonesia-Mauritius PTA, Indonesia-Morocco PTA, dan seterusnya.

Jerry berharap, perjanjian dagang ini bisa dimanfaatkan eksportir Indonesia. Dengan demikian, Indonesia bisa memperluas pasar ekspor ke berbagai negara di 5 benua, khususnya untuk UMKM.

"Untuk melakukan itu, kita harus melihat apa yang sudah dilakukan, dan apa yang dilakukan, serta apa yang semestinya dilakukan. Nah dari sisi pemerintah, khususnya Kemendag, melihat pentingnya perjanjian dagang atau trade agreement yang selama ini sudah kami lakukan," pungkas dia.

Sebagai informasi, IEU-CEPA sendiri sudah diinisiasi sejak tahun 2016. Proses negosiasi IEU-CEPA sempat terhambat dengan adanya pandemi virus Corona. Pasalnya, pada bulan Maret 2020, pertemuan Indonesia dengan perwakilan UE yang direncanakan di Bali harus ditunda.

(vdl/zlf)

Tag Terpopuler