Pendiri Linkedln Kecam Politisi yang Batasi Hak Warga AS

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 20 Apr 2021 13:46 WIB
Linkedin
Foto: ilustrasi
Jakarta -

Co-founder LinkedIn Reid Hoffman meminta para pimpinan perusahaan untuk memberikan dukungan dengan cara mengirimkan pesan kepada para politisi. Hoffman mengatakan jika dengan langkah ini diharapkan perlindungan terhadap pemilih menjadi lebih baik.

"Membuat proses pemungutan suara yang lebih mudah diakses, probisnis dan pro-Amerika menjadi lebih penting," kata dia dikutip dari CNN, Selasa (20/4/2021).

Hoffman mengharapkan perusahaan-perusahaan bisa menahan dukungan ekonomi untuk politisi yang berusaha membatasi hak warga AS untuk memilih.

Dia juga mendesak para pimpinan untuk memberikan karyawan cuti berbayar dan memberikan kemudahan karyawan memilih termasuk mengadakan drive get-out-the-vote.

Sebelumnya banyak para pimpinan perusahaan bertemu secara virtual untuk bertukar pikiran terkait perlawanan pembatasan pemungutan suara. Akibat banyaknya CEO yang ikut serta terkait hak suara ini membuat beberapa orang golongan konservatif meradang.

Contohnya Donald Trump yang baru-baru ini menyerukan boikot pada Major League Baseball, Delta Air Lines, Coca Cola dan merek lain yang menyatakan prihatin dengan UU pemungutan suara.

Menanggapi hal tersebut Hoffman meyakini jika banyak orang AS yang menyukai mitra bisnis dengan perusahaan yang mendukung hak suara dengan jelas dan tegas.

(kil/ara)