Udah Ngebet, Telkomsel Ingin Suntik Rp 4,3 T ke Gojek Lebih Cepat

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 23 Apr 2021 13:40 WIB
Gojek
Foto: Gojek
Jakarta -

Telkomsel ingin rencana penambahan investasi US$ 300 juta atau setara Rp 4,37 triliun ke PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dilakukan lebih cepat.

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro menjelaskan Telkomsel mempunyai opsi untuk berinvestasi di Gojek sampai dengan US$ 450 Juta dalam waktu 1 tahun sejak investasi yang pertama dilakukan.

"Adapun Investasi pertama dilakukan Telkomsel pada 2020 senilai US$ 150 juta, sedangkan US$ 300 juta berikutnya menjadi opsi bagi Telkomsel untuk mengeksekusinya dalam waktu 1 tahun sejak investasi pertama," terangnya kepada detikcom, Jumat (23/4/2021).

Nah untuk opsi penambahan investasi US$ 300 juta itu, Setyanto mengaku pihaknya ingin lebih cepat terealisasi. Perusahaan melihat dampak positif dari kolaborasi yang sudah berjalan.

"Sekarang kami sedang berupaya mengkaji perihal opsi US$ 300 juta tersebut untuk bisa dilakukan lebih cepat setelah melihat hasil yang positif dari kolaborasi sinergitas yang sudah dijalankan bersama sejak awal tahun 2021," tuturnya.

Setyanto menjelaskan, setelah investasi pertama dilakukan Telkomsel kepada Gojek pada 2020 lalu, integrasi ekosistem telah dilakukan melalui berbagai inisiatif. Di antaranya integrasi layanan customer-centric yang berfokus mendorong penguatan ekosistem digital di sektor UMKM dan bisnis informal.

"Beberapa di antaranya meliputi integrasi Telkomsel MyAds dan DigiPOS! Aja dengan GoBiz, pemberian akses bagi lebih dari 20.000 mitra outlet/reseller Telkomsel di layanan GoShop, serta penyediaan paket data khusus bagi mitra pengemudi Gojek bernama Paket Swadaya yang dapat diakses di aplikasi GoPartner dan MyTelkomsel," tambahnya.



Simak Video "Tanggapan Telkomsel, Indosat, XL soal Pulsa Dikenai Pajak"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ang)