Bos Google dan Microsoft Sedih Kampung Halaman Alami Tsunami Corona

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 27 Apr 2021 10:24 WIB
Virus Corona di India terus mengganas. Pemerintah India pada Kamis (22/4) ini melaporkan lebih dari 300.000 kasus infeksi virus Corona selama 24 jam terakhir.
Foto: AP Photo

Komitmen para bos perusahaan teknologi ini datang saat gelombang kedua kasus COVID-19 di India, yang dimulai pada pertengahan Maret. Banyak rumah sakit kekurangan pasokan, termasuk tempat tidur unit perawatan intensif, obat-obatan, oksigen, dan ventilator. Bahkan, mayat menumpuk di kamar mayat dan krematorium.

Pimpinan Google untuk India, Sanjay Gupta juga terus berupaya meningkatkan cara orang menemukan informasi tentang di mana mendapatkan pengujian dan vaksin di seluruh platform perusahaan, termasuk mesin pencari, Google Maps dan YouTube.

"Saat ini India sedang melalui momen tersulit kami dalam pandemi sejauh ini. Kami bertanya pada diri sendiri apa lagi yang bisa kami lakukan sebagai perusahaan untuk memastikan orang mendapatkan informasi dan dukungan yang mereka butuhkan untuk menjaga keluarga dan komunitas mereka sehat dan aman," tulis Sanjay Gupta, dalam posting blog perusahaan.

Kemarin, India melaporkan 352.991 kasus baru virus Corona sehingga totalnya menjadi lebih dari 17,3 juta kasus, menurut penghitungan CNN dari angka dari Kementerian Kesehatan India. Ini adalah kasus terbanyak yang tercatat dalam satu hari di dunia.

Korban tewas di negara itu juga terus meningkat, dengan 2.812 kematian yang baru dilaporkan. Kini jumlah total kematian mencapai lebih dari 195.000.


(zlf/zlf)